ATAMBUA, The East Indonesia – Yonif Raider 142/KJ menjalankan tugas selama 11 bulan terhitung sejak acara pisah sambut sebagai Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur, pada Sabtu (07/09/2019) yang lalu.
Dalam masa penugasan tersebut, selain menjalankan tugas mengamankan wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL, Yonif Raider 142/KJ juga melakukan berbagai pelaksanaan kegiatan fisik dan non fisik.
Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider 142/KJ Letkol Inf Ikhsanudin kepada awak media ini menjelaskan bahwa selama masa penugasan di wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL, pihaknya sudah melakukan puluhan kegiatan fisik dan non fisik bagi masyarakat Kabupaten Belu.
“Selain menjaga wilayah Perbatasan, kami juga melakukan beberapa kegiatan fisik dan non fisik selama masa penugasan di Kabupaten Belu,” pungkasnya.
Diterangkan setidaknya ada 22 kegiatan pelaksanaan fisik yang dilakukan oleh Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ dengan jumlah total sebanyak 55 unit.
“Kita melaksanakan pembangunan- pembangunan baik di sekolah, bedah rumah, pengecatan, pengobatan dan khitanan massal,” tandas Letkol Ikhsanudin.
Selain itu, pihak Satgas Pamtas Yonif Raider 142/KJ juga melakukan 5 kegiatan pelaksanaan non fisik dengan jumlah total sebanyak 28 kali diantaranya kegiatan penyuluhan wawasan kebangsaan, penyuluhan kesehatan, penyuluhan senjata ilegal, penyuluhan narkoba serta penyuluhan ideologi dan anti radikalisme.
“Kita berterima kasih kepada seluruh masyarakat dan stakeholder di Kabupaten Belu karena telah membangun hubungan yang baik dan erat sehingga masa penugasan dapat dijalankan dengan lancar di wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL Sektor Timur,” imbuh Dansatgas Ikhsanudin.
Penulis : Rony|Editor : Christovao Vinhas




