Friday, February 13, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Kodam IX/Udayana Siap Amankan Pertemuan IMF-WB

MANGUPURA – Komando Daerah Militer IX/Udayana siap mengamankan titik-titik strategis terkait penyelenggaraan Pertemuan Tahunan Dana Moneter Internasional dan Bank Dunia (WB-IMF) pada Oktober 2018.

“Bertepatan dengan momen pilkada serentak di Bali dan penyelenggaraan IMF-WB nanti, kami menambah personel dan kekuatan anggota kami,” kata Panglima Kodam IX/Udayana Mayor Jenderal TNI Benny Susianto setelah meresmikan Detasemen Kavaleri IV/Sima Pasopati di Kuta, Bali, Kamis (12/4) kemarin.

Dengan mengerahkan pasukan tambahan nanti, jenderal bintang dua itu berharap akan menambah kepercayaan para delegasi dari negara-negara peserta Pertemuan IMF bahwa aparat keamanan di Bali memberikan jaminan keamanan yang profesional.

Benny mengatakan, dengan adanya Detasemen Kavaleri 4/Sima Pasopati Kodam IX/Udayana yang terdiri dari tiga kompi yang memiliki 34 ranpur siap menjaga wilayah di Bali, NTB dan NTT.

Benny mengatakan, setiap kompi diberikan 13 kendaraan tempur (ranpur), sehingga total yang dimiliki Detasemen Kavaleri 4/Sima Pasopati mencapai 34 ranpur dengan jenis panser dan tank. “Jadi prioritas untuk penyiagaan tank ada di NTT dengan persenjataan lintas datar dan kanal atau meriam,” ujarnya.

Sementata itu, Kepolisian Daerah Bali juga sudah memiliki strategi memperketat pengamanan dan pengawasan titik strategis menjelang Pertemuan IMF-WB yang berlangsung di Pulau Dewata dengan mengoptimalkan keberadaan kamera pengintai (CCTV) di sejumlah tempat.

Kepala Sub Bidang TIK Polda Bali, AKBP Maman Sudirman mengatakan, semua pengamanan akan dimonitor melalui CCTV yang terkoneksi dengan pusat kendali (command center) di Polda sehingga pelaksanaan pertemuan IMF-WB bisa berjalan lancar.

Ia mengatakan, untuk jumlah CCTV yang sudah terkoneksi dengan “command center” Polda Bali sebanyak 380 kamera pengintai seperti yang dimiliki ITDC sebanyak 110 titik lokasi, kamera pengintai milik Pemkab Badung sebanyak 168 titik lokasi, CCTV di Kuta 48 unit, pintu masuk ke Bali 23 unit, 20 unit CCTV milik Ditlantas Polda Bali dan 28 unit yang ada di Markas Komando.

Untuk diketahui juga, pada Kamis (12/4 ) kemarin, Pangdam IX/Udayana, Mayor Jenderal TNI Benny Susianto meresmikan Datasemen Kavaleri 4/Sima Pasopati Kodam IX/Udayana, Satuan kavaleri yang sebelumnya setingkat kompi yang sudah ada, dikembangkan menjadi detasemen. Dimana kekuatannya ditingkatkan menjadi tiga kompi serta ada penambahan alutsista.

Menurut Mayor Jenderal TNI Benny Susianto, sebagai pembina kekuatan, Kodam IX Udayana senantiasa melakukan pengkajian penataan dan pembinaan organisasi satuan di jajaran secara terarah. Hal itu dalam rangka menghadapi setiap bentuk potensi ancaman yang mungkin timbul di wilayah Bali dan Nusa Tenggara.

Pembangunan kekuatan dan penataan kekuatan di jajaran Kodam IX/Udayana merupakan kebutuhan yang mendesak dan harus segera diwujudkan. Karena Bali sebagai estalase Indonesia, bahkan orang sering kali lebih mengenal Bali daripada Indonesia. Selama ini, Bali sebagai destinasi wisata dan juga sering dijadikan sebagai tempat pelaksanaan event Berskala nasional dan Internasional, sehingga memerlukan pengamanan VIP dan VVIP yang extra serta personel yang lebih banyak. “Keamanan dan kenyamanan wilayah Kodam IX/Udayana khususnya Bali, harus tetap terjaga dengan baik,” kata Pangdam.

Dikatakan, Kepala Staf Angkatan Darat melalui Perkasad nomor 57/2017 tanggal 4 Oktober 2017 tentang penataan satuan dan pembentukan satuan baru jajaran TNI AD, dibentuklah Datasemen Kavaleri di wilayah Bali. Dengan nama Datasemen Kavaleri 4/Sima Pasopati Kodam IX/Udayana. Langkah ini merupakan salah satu solusi yang tepat dalam rangka mengoptimalkan peran dan tugas pokok Kodam IX/Udayana.

Terkait penambahan alutsista Pangdam mengaku penambahannya akan dilakukan secara bertahap. Untuk kebutuhan dua kompi alutsistanya sudah disiapkan. Setiap kompi 13 kendaraan tempur.

Laporan: Remigius Nahal

Popular Articles