Saturday, January 17, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Patroli Batas Negara, Satgas Sektor Timur Yonif RK 744/SYB Temukan Patok Batas Hilang

ATAMBUA, The East Indonesia – Jelang akhir tahun, Prajurit Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider Khusus 744/SYB melaksanakan patroli patok sekaligus pengamanan jalur tikus untuk mengantisipasi adanya kerawanan terjadi kegiatan ilegal keluar masuk orang ataupun barang.

Patroli ini digelar oleh beberapa pos batas Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur di pos Nunura, pos Maubusa, pos Silawan dan pos Damar. Hal tersebut disampaikan Dansatgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB, Letkol Inf Alfat Denny Adrian dalam rilis tertulisnya kepada awak media, Selasa (15/12/2020).

Dikatakannya, patroli kali ini dilaksanakan selain memastikan kondisi patok yang ada baik dalam kondisi utuh, rusak maupun hilang. Pihaknya juga sekaligus melaksanakan patroli pengamanan garis batas untuk mencegah kegiatan ilegal menjelang akhir tahun 2020.

“Jelang pergantian tahun, ini momentum yang mana situasinya tidak bisa kita perkirakan. Banyak hal bisa terjadi nanti seperti upaya-upaya keluar masuknya barang ilegal termasuk orang. Patroli patok batas ini tidak saja dilakukan oleh pos-pos diatas namun hal yang sama juga akan dilaksanakan oleh pos-pos lainnya di wilayah sektor timur ini namun waktunya yang berbeda,” jelas Letkol Inf Alfat Denny Andrian.

Disebutkan Dansatgas, untuk patroli patok hari ini (15/12) berdasarkan laporan kegiatan Danpos Nunura Serka Khairil Kuswanto bahwa adanya satu (1) patok yang hilang akibat hujan yang sangat lebat hingga terbawa derasnya arus sungai di Desa Tohe, Kecamatan Raihat, Kabupaten Belu.

“Selain itu ada juga patok batas di pos Silawan yaitu patok PBN 8, PBN 10 dan PBN 11 yang akan hilang terbawa arus sungai karena daerah sekitarnya rawan longsor akibat terkikisnya material tanah dengan curah hujan yang tinggi,” terangnya.

Dansatgas menyebutkan bahwa dalam kondisi apapun, demi menjaga keutuhan wilayah dan kedaulatan NKRI jika sudah menjadi tugas dan tanggung jawab Satgas, wajib tetap dilaksanakan namun dengan tetap memperhatikan faktor keamanan dan keselamatan jiwa agar tidak terjadi kerugian personel nantinya.

“Kami akan melaporkan ke Komando Atas untuk kondisi patok yang rawan longsor dan hilang tersebut untuk dapat direspon dan segera ditangani seperti dibangunnya kembali patok,” imbuhnya. (Ronny)

Popular Articles