ATAMBUA, The East Indonesia – Pekan Olahraga Nasional (PON) XX direncanakan akan berlangsung pada 20 Oktober hingga 4 November 2021 di Papua sehingga untuk ikut dalam perhelatan bergengsi di Tanah Air Indonesia tersebut para atlet harus mengikuti lagi seleksi di Provinsi masing-masing.
Pada cabang olahraga tinju, Kabupaten Belu mengutus 5 petinju handalnya untuk seleksi TC PON XX perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) di Kupang.
Kelima petinju asal Kabupaten Belu ini diutus pada masing-masing kelasnya dan sudah tentu kemampuan dari lima petinju yang diseleksi di Kupang tersebut sudah tidak diragukan lagi dengan beberapa prestasi yang sering disabet.
Kelima petinju yang mengikuti seleksi TC PON XX dengan kelasnya ini diantaranya Mario Kali (elite men- 49 kg), Libertus Gha (elite men- 64 kg), Anjelina Niis (elite women- 46 kg), Yudit Maunino (elite women- 51 kg) dan Sherly A. Kase (elite women- 54 kg).
Ketua Sasana Tinju Laka Boxing Camp (LBC) Atambua, Vincent K. Laka saat diwawancarai awak media ini membenarkan adanya 5 (lima) orang atlet tinju yang dikirim untuk mengikuti seleksi dalam event bergengsi di tanah air tersebut.
“Iya benar, atlit tinju kita dari Belu 5 orang yang diutus untuk ikut seleksi PON di Papua,” sebut pria yang akrab disapa Eng Laka, Selasa (12/01/2020).
Kelima orang atlet tinju asal Belu tersebut terdiri dari tiga atlet elite women (perempuan) diantaranya Anjelina Niis, Yudit Maunino, Sherly A. Kase dan dua atlit elite men (laki-laki) yakni Mario Kali dan Libertus Gha.
Adapun 5 atlet dari Kabupaten lainnya yaitu Sandu Calvin (elite women) dan Lucky M.A Hari (elite men) asal Kota Kupang, Imaculata M. Loda dan Erniaty Ngongo (elite women) asal Sumba Barat Daya serta Albertus Taralandu (elite men) asal Sumba Timur.
Pria yang saat ini menjabat sebagai Kadis PUPR Belu itu menuturkan bahwa atlet tinju yang dikirim sudah mulai mengikuti seleksi yang berlangsung hari ini di tempat latihan Pertina NTT tepatnya di samping Flobamora Mall.
Dijelaskan pula bahwa berdasarkan hasil seleksi pra-PON, Provinsi NTT mendapatkan 10 kelas yang lolos ke PON XX Papua.
“Tunggu hasilnya dari Pemprov Pertina NTT. Yang lolos ke Papua, saat pra-PON, NTT ada 10 kelas. Dari Belu sendiri 5 orang, dan sisanya 2 dari Kota Kupang, 2 dari Sumba Barat Daya dan 1 nya lagi Sumba Timur,” katanya.
Tidak lupa, Ketua LBC Atambua ini memohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Kabupaten Belu kepada para atlet tinju yang sedang mengikuti seleksi tersebut sehingga bisa lolos mewakili NTT khususnya Kabupaten Belu pada PON XX di Papua.
“Kita mohon doanya dari seluruh masyarakat kabupaten Belu sehingga para atlet kita bisa lolos untuk ikut dalam kompetisi PON ke dua puluh di Papua,” tandas Eng Laka. (Ronny)


