Saturday, February 14, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Antisipasi Pengrusakan Tanaman, Personil Satgas Yonif RK 744/SYB Pos Foholulik Bantu Warga Pagari Kebun

ATAMBUA, The East Indonesia – Warga Kabupaten Belu wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL sebagian besarnya adalah para petani kebun. Pada musim penghujan seperti saat ini, para petani tersebut pastinya sudah menanam berbagai jenis tanaman hortikultura untuk pemenuhan kebutuhan rumah tangga dan dijual ke pasaran.

Namun terkadang terjadi kendala dimana tanaman-tanaman itu sering dirusak oleh binatang peliharaan maupun hewan liar seperti sapi, kuda dan babi.

Hal ini pun kemudian diantisipasi oleh para petani dengan membuat pagar keliling kebun sehingga tidak dimasuki oleh hewan-hewan tersebut.

Melihat kegiatan warga tersebut, para personil Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider Khusus 744/SYB pun turut membantu pagari kebun warga.

Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh para personil Satgas Yonif RK 744/SYB Pos Foholulik dalam membantu beberapa warga di Dusun Foholulik, Desa Lutharato, Kecamatan Lamaknen Selatan, Kabupaten Belu, Kamis (14/01/2021).

Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Wadanpos Lutharato, Serda Hutamir beserta 5 personilnya bersama warga pemilik lahan melakukan beberapa pekerjaan pagar dengan ada yang hanya direhab dan ada pula yang baru dibuat.

Kurang lebih terdapat 10 pemilik lahan dengan luas lahan sekitar 2 hektare dimana kebunnya saling berdampingan satu sama lain.

Semangat dalam membantu warga ini tak pudar walaupun mereka harus diterpa guyuran hujan dengan tetap melanjutkan pekerjaan tersebut.

Tanpa kenal lelah, pekerjaan pagar di lahan kebun beberapa pemilik lahan dengan kondisi lapangan yang curam tersebut dapat terselesaikan hanya dalam sehari.

Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider Khusus 744/SYB, Letkol Inf Alfat Denny Andrian kepada awak media ini, Sabtu (16/01/2020) mengatakan bahwa kegiatan membantu warga adalah salah satu tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP) dan termasuk kedalam kegiatan pembinaan masyarakat.

“Satgas Pamtas harus peduli dan mampu memberikan pelayanan dalam upaya membantu meringankan beban warga perbatasan seperti yang telah dilakukan dengan membantu membangun pagar dari kayu,” jelasnya

Kabupaten Belu, daerah Perbatasan Negara RI-RDTL, memiliki geografis Desa adalah pegunungan dan perbukitan. Maka dari itu pada musim penghujan seperti saat ini, para warga biasanya menanam tanaman jagung, sayuran dan hortikultura lainnya.

Dikatakan bahwa kegiatan membantu membuat pagar warga ini sangatlah penting dimana hasil panen dari tanaman-tanaman didalam kebun dapat membantu kebutuhan hidup masyarakat.

“Hal ini penting dilakukan agar hewan seperti sapi, kuda bahkan babi tidak masuk dan merusak kebun warga. Karena hampir semua warga desa Lutharato bergantung pada hasil panen kebun mereka,” tuturnya.

Sementara itu salah satu warga pemilik lahan, Romanus Taek (45) mengucapkan terima kasih kepada para personil Tentara Nasional Indonesia, Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider Khusus 744/SYB khususnya Pos Foholulik.

“Kami sangat berterimakasih kepada bapak tentara. Kami sangat merasa terbantu dengan bantuan dari bapak TNI dari pos,” pintanya. (Ronny)

Popular Articles