SINGARAJA, The East Indonesia – Satu keluarga di Desa Pemaron, Kecamatan Buleleng terkonfirmasi positif covid-19. Kasus ini trejadi karena sebelumnya mereka sempat melakukan kontak dengan pasien covid-19 lainnya. Kasus ini menjadi tambahan klaster keluarga yang terjadi di Kabupaten Buleleng.
Sekda Buleleng selaku Sekretaris Satgas Penanganan Covid-19 Buleleng, Gede Suyasa saat dikonfirmasi Kamis (21/1) mengatakan ada lima orang dalam satu keluarga di Desa Pemaron yang terkonfirmasi covid-19. Disamping itu juga ada dua kasus lainnya yang berasal dari Kecamatan Buleleng. Tiga kasus terjadi di Kecamatan Sukasada, satu kasus di Kecamatan Gerokgak. Dua kasus di Kecamatan Banjar, serta satu kasus di Kecamatan Kubutambahan. Sehingga kasus baru yang terjadi di Kabupaten Buleleng bertambah sebanyak 15 orang. “ dari 15 orang yang terkonfirmasi baru tersebut, ada lima orang diantaranya merupakan klaster keluarga dari Desa Pemaron. Mereka terpapar karena sempat kontak erat dengan pasien covid lainnya. “ ungkap Suyasa.
Suyasa juga mengaku penularan di lingkungan keluarga sangat tinggi di Buleleng. Untuk itu dirinya menghimbau kepada masyarakat untuk disiplin dalam penerapan protokol kesehatan meskipun berada di dalam rumah. Disamping itu jika masyarakat yang sudah merasa memiliki gejala agar segera melaporkan diri ke petugas kesehatan untuk segera dirapid test antigen atau swab tes, sehingga virus tidak meluas dan menyebar ke anggota keluarga lainnya. “ kasus di Buleleng, satu persennya merupakan import case dan sisanya 98,5 persen merupakan transmisi lokal dan itu sebagian besar merupakan klaster keluarga.” Jelasnya.
Pada kamis ini terdapat penambahan 14 pasien yang dinyatakan sembuh. Sementara sisa pasien covid yang masih menjalani perawatan berjumlah 126 orang. 91 orang diantaranya di rawat di sejumlah rumah sakit. 29 orang menjalani isolasi di tiga hotel yang ada di Denpasar, dan enam orang lainnya menjalani isolasi mandiri di rumah.
Penulis|Wismaya|Editor|Chris


