Friday, May 22, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Minggu Pertama Bulan Februari, Vaksin Covid-19 Akan Disuntik kepada Warga dan Nakes di Belu

ATAMBUA, The East Indonesia – Kabupaten Belu wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL telah dikirim oleh Pemerintah Indonesia dari Provinsi NTT sebanyak 3.080 vial vaksin Covid-19 coronaVac buatan perusahaan asal China, Sinovac sejak, Kamis sore (28/01/2021).

Sebagai tahap awal pemberian vaksin akan diberikan kepada sejumlah kelompok prioritas penerima vaksin Corona telah ditentukan oleh pemerintah yaitu tenaga kesehatan (nakes), pejabat publik dan sejumlah tokoh agama.

Pemerintah kabupaten Belu pun menargetkan ada 10 orang yang akan menerima vaksin terlebih dahulu diikuti para nakes yang direncanakan akan dilakukan pada minggu pertama bulan Februari tahun 2021.

Hal ini diungkapkan Pejabat Sekda Belu, Frans Manafe, S.Pi saat ditemui awak media The East Indonesia di ruang kerjanya, Senin (01/02/2021).

“Kemarin sudah ada vaksin yang datang sebanyak 3.080. Tapi ini kan 2 tahap berarti dia hanya untuk 1.540 orang yang akan menerima vaksin. Mungkin 10 orang terpilih untuk menerima vaksin pertama. Diharapkan vaksin pertama itu akan diberikan kepada Forkompinda plus dengan tokoh agama, tokoh masyarakat. Setelah itu akan dilakukan vaksin kepada seluruh Nakes di Kabupaten Belu disesuaikan dengan jumlah vaksin,” pungkasnya.

Direncanakan vaksin ini akan mulai diberikan pada minggu pertama bulan Februari tahun 2021 dengan tanggal yang belum bisa dipastikan mengingat penerima vaksin harus dalam kondisi sehat dan memenuhi beberapa persyaratan lainnya sebagai penerima vaksin Covid-19.

Karenanya ditegaskan oleh Pejabat Sekda Belu bahwa tidak semua orang dari kelompok prioritas tersebut dan masyarakat di Kabupaten Belu dapat disuntik vaksin Coronavirus disease 2019 (Covid-19).

Mantan Kepala Bappeda Belu ini menerangkan bahwa pihak Pemerintah Daerah Kabupaten Belu akan berhati-hati dan tidak gegabah dalam pemberian vaksin kepada penerima vaksin sehingga tidak menimbulkan efek lain.

“Rencananya Minggu pertama bulan Februari. Hanya tanggal vaksinnya belum karena orang-orang yang mau divaksin harus diperiksa terlebih dahulu. Kalau masuk kriteria maka orang itu ditetapkan sebagai penerima vaksin,” ujar Frans Manafe.

Pejabat Sekda Belu berharap dengan pemberian vaksin Covid-19 yang akan diberikan kepada sejumlah kelompok masyarakat terutamanya para tenaga kesehatan (nakes) dapat memberikan kekebalan dalam tubuh agar masyarakat tidak terpapar virus Covid-19 di wilayah Kabupaten Belu terutama tenaga kesehatan (nakes) sebagai garda terdepan pencegahan dan penanganan Covid-19.

“Diharapkan vaksin yang akan diberikan kepada nakes itu dapat memberikan manfaat kekebalan tubuh terhadap virus corona sehingga pelayanan kepada masyarakat dari segi kesehatan bisa terjamin dan berjalan dengan baik,” imbuh Frans Manafe. (Ronny)

Popular Articles