Friday, April 3, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Warga Serahkan Senjata Organik Buatan Rusia Jenis SKS Semi Otomatis Kepada Satgas Yonif RK 744/SYB

ATAMBUA, The East Indonesia – Warga dusun Pot, desa Makir, Kecamatan Lamaknen, Kabupaten Belu wilayah Perbatasan langsung RI-RDTL menyerahkan sebuah pucuk senjata organik buatan Rusia jenis SKS semi otomatis (No Jat TO 2166 O) kepada Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider Khusus 744/SYB, Minggu (14/02/2021).

Tidak hanya senjata tersebut, penyerahan ini juga disertakan 1 pucuk Senjata jenis Springfield dan Munisi Tajam sebanyak 10 butir dengan Kaliber 7.62 mm.

Dua pucuk senjata api dan 10 butir amunisi itu diserahkan oleh warga FL (76) kepada Komandan Kompi Tempur (Dankipur) II Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur, Lettu Inf Ardian Purnama.

Komandan Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider Khusus 744/SYB, Letkol Inf Alfat Denny Andrian saat dikonfirmasi awak media ini, Selasa (16/02/2021) menerangkan bahwa penyerahan ini merupakan bukti kepercayaan warga di Perbatasan RI-RDTL kepada Tentara Nasional Indonesia (TNI).

“Penyerahan senjata ini sebagai bukti kepercayaan warga perbatasan kepada TNI. Penyerahan semacam ini sudah dilakukan yang sekian kali oleh warga perbatasan dimana rasa aman, tertib dan nyaman telah kita ciptakan terutama menjalin hubungan tali silaturahmi yang baik dan selalu kita tingkatkan di tengah-tengah masyarakat,” pungkasnya.

Menurut Dansatgas, warga berinisial FL (76) adalah anggota Veteran Timor-Timur yang mana dirinya telah menyimpan senjata dan amunisi tersebut hampir 20-an tahun. FL melakukan penyimpanan di sebuah lemari.

Sementara itu Dankipur II Pos Koki Turiskain, Lettu Inf Ardian Purnama mengungkapkan kronologis penyerahan tersebut bermula ketika personel Satgas secara rutin melaksanakan anjangsana dan berbagai kegiatan sosial termasuk penyuluhan Covid-19 yang turut dihadiri oleh Danramil Haekesak, Kapolsek dan Camat Lakmaknen.

Pada kegiatan tersebut melalui tim Combat Intel menghimpun berbagai informasi dari masyarakat dan disinyalir adanya warga eks Veteran Timor-Timur yang kemungkinan masih menyimpan sisa-sisa senjata yang pernah digunakan saat terjadinya gejolak di Timor-Timur.

“Kami mengerahkan tim Combat Intel di Kompi Tempur II Pos Koki Turiskain Satgas Pamtas RI-RDTL Yonif RK 744/SYB yakni Pratu Yosep Kristian Mola dan Pratu Agung Sena untuk secara rutin mencari dan memperoleh informasi sebagai upaya menjaga stabilitas keamanan di perbatasan,” jelas Lettu Purnama.

Dari tim Combat Intel tersebut maka pihak Satgas Yonif RK 744/SYB mendapat laporan tentang kepemilikan Senjata tersebut oleh FL (76) warga dusun Pot, desa Makir, kecamatan Lamaknen.

Dankipur II, Lettu Inf Ardian Purnama selanjutnya menyampaikan informasi tersebut kepada Lettu Inf Reza selaku Pasi Intel Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider Khusus 744/SYB dan menyarankan untuk melakukan anjangsana bersama staf Intel ke rumah FL (76).

Hanya saja saat disana, pihak Satgas Yonif RK 744/SYB hanya bertemu anaknya, HI (46) dan dalam perbincangan HI mengaku bahwa ayahnya masih menyimpan senjata.

Selanjutnya Yonif Raider RK 744/SYB melaksanakan pendekatan persuasif kepada FL lewat kegiatan anjangsana yang selalu melibatkan FL seperti berbagi sembako dan masker serta himbauan tentang disiplin protokol kesehatan kepada masyarakat di masa pandemi Covid-19 saat ini.

“Akhirnya kami bersama staf Intel kembali melaksanakan anjangsana ke rumah FL pada (05/02/2021) sekaligus dari sinilah kami mulai melaksanakan pendekatan serius dengan menanyakan kepemilikan senjata api berikut munisinya yang masih aktif tersebut. Kami pun mendapat titik baik dimana FL mengiyakan untuk melakukan penyerahan senjata itu,” tandas Lettu Purnama.

Tepatnya pada Minggu, 14 Februari 2021 Pukul 19.00 Wita Dankipur II bersama Pasi Intel Satgas serta anggota Staf Intel kembali mendatangi Rumah FL (76) dan dalam kesempatan tersebutlah FL menyerahkan 2 pucuk senjata api dan 10 butir munisi aktif Kaliber 7.62 mm kepada pihak Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur Yonif Raider Khusus 744/SYB.

Atas perintah Dansatgas Letkol Inf Alfat Denny Andrian, 2 pucuk senjata api dan 10 butir munisi aktif Kaliber 7.62 mm saat ini diamankan di Mako Satgas Pamtas RI-RDTL Sektor Timur. (Ronny)

Popular Articles