SINGARAJA, The East Indonesia – Sebuah rumah sekaligus gudang oven tembakau yang terletak di Banjar Dinas Dangin Pura, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Buleleng ludes terbakar, Rabu (24/3) siang. Beruntung kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian ditafsir mencapai puluhan juta rupiah.
Rumah sekaligus gudang oven tembakau itu tempati oleh Sukirno (56) bersama keluarga dan menantunya. Kala itu, menantu Sukirno bernama Arendi Robi Sansima tengah tidur pulas, kemudian tiba-tiba mendengar anaknya Dina Ramadani menjerit. Arendi pun sontak terbangun dan bergegas keluar kamar, hingga akhirnya melihat api sudah berkobar di atas meja ruang tamunya. Bahkan dalam hitungan detik, api menjalar ke kabel yang menempel di tembok ruang tamunya.
Dengan sigap, Arendi pun mengajak anaknya Diana Ramadani keluar dari rumah, kemudian mencoba melakukan pemadaman dengan alat seadanya. Namun api rupanya tak mampu dijinakan, hingga akhirnya membakar seluruh isi rumahnya. Bahkan tiga unit sepeda motor milik korban yang terparkir di rumahnya juga ikut terbakar.
Petugas Damkar yang mengetahui kejadian ini lantas berupaya melakukan pemadaman, dengan mengerahkan empat unit mobil damkar. Bahkan saat dilakukan pemadaman, terdengar ledakan sebanyak tiga kali yang diduga berasal dari tabung gas. Api juga sempat merembet hingga ke bagian Pura Pejenengan Panji, yang lokasinya bersebelahan dengan rumah korban. Akibat kejadian ini, sebuah pelinggih Mas Majapahit ikut terbakar bagian atapnya, karena terbuat dari bahan ijuk.
Kabag Ops Polres Buleleng, Kompol Anak Agung Wiranata Kusuma di lokasi kejadian menyebut, hingga saat ini penyebab kebakaran belum diketahui, dan masih dalam penyelidikan anggota kepolisian sektor Sukasada. “Penyebab kebakaran masih diselidiki. Demikian dengan jumlah kerugiannya belum dapat dipastikan berapa, namun yang jelas mencapai puluhan juta karena tiga unit motor milik korban juga ikut terbakar,” tutupnya.(Wismaya).


