Sunday, April 5, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

PJ Bupati Belu Himbau Warga di Belu Jaga Kerukunan Umat Beragama dan Tetap Waspada Menjelang Perayaan Paskah 2021

ATAMBUA, The East Indonesia – Kejadian pengeboman bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/03/2021) pada perayaan hari Minggu Palma umat Kristiani tentu masih dalam ingatan masyarakat Indonesia.

Hal ini pun sudah diketahui di seluruh Indonesia tak terkecuali juga di Kabupaten Belu, wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL.

Karena itu menjelang perayaan Paskah tahun 2021 ini, Penjabat Bupati Belu, Drs. Zakarias Moruk, MM menghimbau kepada seluruh warga masyarakat yang ada di Kabupaten Belu wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL untuk tetap menjaga kerukunan umat beragama menjelang perayaan paskah tahun 2021.

Hal ini dimaksudkan agar kenyamanan dan keamanan umat Kristen Katolik dan Kristen Protestan dalam merayakan perayaan Paskah tahun 2021 dapat berlangsung dengan aman dan damai.

“Kepada seluruh masyarakat yang ada di Kabupaten Belu, mari kita menjaga kerukunan umat beragama untuk saling menghargai dan menghormati sehingga teman-teman umat Kristen Katolik Kristen Protestan dapat melakukan perayaan paskah dengan baik,” tandas Zaka Moruk kepada media ini saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (31/03/2021).

Menjelang perayaan paskah ini juga, penjabat Bupati Belu ini meminta khususnya masyarakat Kabupaten Belu yang beragama Kristen untuk tidak terprovokasi atas kejadian bom bunuh diri yang terjadi di depan Gereja Katedral Makassar.

Dirinya ingin masyarakat yang ada di Kabupaten Belu ini tetap hidup saling berdampingan, bersilaturahmi serta terus menciptakan rasa kenyamanan dan keamanan.

“Saya menghimbau kepada seluruh umat Kristiani untuk tidak boleh terprovokasi dengan kejadian di Gereja Katedral Makassar. Kita tetap berdamai, bersilaturahmi. Harus tetap saling menghargai dan menghormati sehingga proses perayaan pesta Paskah dapat berjalan dengan baik,” pungkas Zaka Moruk.

Penjabat Bupati Belu juga menghimbau kepada seluruh masyarakat di Kabupaten Belu dan khususnya umat Kristen untuk menciptakan sikap waspada di gereja masing-masing agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan oleh kita semua.

“Mohon dukungan juga dari umat untuk saling memahami dan saling menjaga di gereja masing-masing sehingga tidak terjadi hal-hal di luar kemampuan. Waspada itu perlu dilakukan,” pinta Zaka Moruk.

Dirinya selaku Penjabat Bupati Belu pun berharap akan adanya kerjasama yang baik oleh pihak Kepolisian, TNI, Pemerintah maupun pihak keamanan gereja untuk menjaga keamanan dan kenyamanan umat Kristen dan secara umum masyarakat di Kabupaten Belu selama perayaan Paskah tahun 2021. (Ronny)

Popular Articles