Wednesday, July 22, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Terus Diguyur Hujan dan Banjir, Jembatan Fatubenao – Atambua di Batas RI-RDTL Retak

ATAMBUA, The East Indonesia – Selama beberapa hari terakhir wilayah Kabupaten Belu khususnya Kota Atambua terus diguyur hujan lebat disertai banjir di sungai-sungai.

Tak pelak, hujan yang sejak tadi malam, Sabtu (03/04/2021) hingga saat ini membuat jembatan Fatubenao, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu mengalami keretakan yang membuat warga dan pengguna jalan mulai panik.

Jembatan yang dibangun pada masa Pemerintahannya Bupati Belu, Ignatius Sumantri ini keretakan terlihat pada jalan yang berada ada diatasnya.

Umur jembatan tersebut diperkirakan telah mencapai hampir 30 tahun karena Ignatius Sumantri sendiri telah memimpin Kabupaten Belu pada periode 1988-1993.

Jembatan ini merupakan salah satu jembatan yang sangat strategis dimana menghubungkan beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Belu.

Pantauan media ini, jalan diatas jembatan tersebut mengalami keretakan beberapa centimeter dari posisi semula dan membuatnya terlihat bolong.

Keretakan tersebut terjadi pada satu sisi jembatan dan panjang keretakan hampir sepenuhnya jalan dari lebarnya jembatan Fatubenao.

Mobil yang ingin melintas di jembatan tersebut saling antrian dimana sebelah jalur lewat baru dilewati oleh mobil dari jalur lainnya.

Masyarakat sekitar pun terus berdatangan melihat keretakan yang ada pada jembatan tersebut.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Belu, Vincent K. Laka saat dikonfirmasi awak media ini menjelaskan bahwa jembatan tersebut merupakan jembatan miliknya Pemerintah Provinsi NTT.

Namun, dirinya akan segera mengecek ke lokasi tersebut untuk melaporkan kondisi jembatan Fatubenao kepada pihak Pemerintah Provinsi NTT.

“Kita berharap semuanya tetap baik-baik saja. Saya akan segera ke lokasi untuk mengecek kondisi jembatan tersebut,” pungkas Eng Laka. (Ronny)

Popular Articles