Saturday, February 14, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Sasar Pelayanan Publik, 141 Orang Pegawai Telkom di Vaksinasi

SINGARAJA, The East Indonesia – Vaksinasi terus digenjot oleh Kabupaten Buleleng untuk menekan laju perkembangan Covid-19 yang saat ini masih bertengger di Zona Merah. Sabtu (17/4) pagi, sekitar 141 orang Pegawai Telkom Singaraja divaksinasi yang diadakan oleh Rumah Sakit Tentara Tingkat IV Singaraja di Kantor Telkom. Vaksinasi ini juga untuk membatu Pemerintah dalam mempercepat pelaksanaan Vaksinasi.

Vaksinasi ini dilakukan oleh Rumah Sakit Tingkat IV Singaraja untuk menyasar Pelayanan Publik sesuai dengan petunjuk dari Dinas Kesehatan Buleleng. Pegawai Telkom yang sebagain besar merupakan teknisi jaringan Indihome ini sangat sering berinteraksi dengan pelanggan atau masyarakat. Karumkit Tingkat IV Singaraja, Letkol Ckn.sr. Komang Agus Wirawan, SpB mengatakan sesuai dengan arahan dari Dinas Kesehatan, pihaknya melakukan vaksinasi menyasar pelayanan publik. “ Pegawai Telkom kan banyak berinteraksi dengan para pelanggan sehingga perlu secepatnya untuk divaksinasi. Dengan vaksinasi lebih cepat akan mengurangi resiko tertularnya virus Covid-19,” ungkapnya.

Lebih lanjut Wirawan menambahkan untuk di pegawai telkom sedikitnya ada 141 orang yang dilakukan vaksinasi. Setelah di pegawai Telkom, pihaknya akan menyasar pelayanan publik lainnya seperti di pasar maupun pusat perbelanjaan. “ Kita sebagai fasilitator berupaya untuk membantu tugas Pemerintah Pusat dan Daerah didalam mempercepat pelaksanaan Vaksinasi. Karena itu kita menyasar warga yang belum mendapatkan vaksinasi. Dan kita telah memiliki target-target yang akan dilakukan vaksinasi setelah di pegawai telkom yakni di Pasar Banyuasri dan Pasar Anyar serta pusat perbelanjaan,” imbuhnya.

Wirawan juga mengaku jika vaksinasi ini sangat berguna bagi masyarakat untuk bisa mencegah penularan covid-19. Ia yakin vaksin bisa evektif untuk menekan penyebaran virus. “Saya telah buktikan sendiri vaksin ini bekerja sangat evektif. Saya sudah dua kali di vaksinasi dan sempat beberapa kali kecolongan kontak dengan orang yang terinfeksi di rumah sakit. Untungnya dari beberapa kali kontak dengan yang terinfeksi virus, saya lakukan test rapid dan hasilnya negatif,” pungkasnya.(Wismaya).

Popular Articles