ATAMBUA, The East Indonesia – Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM pagi tadi, Jumat (21/05/2021) membuka secara resmi kegiatan bimbingan teknis (bimtek) peningkatan kapasitas petani dan penyuluh pertanian kepada para petani dan penyuluh pertanian di kabupaten Belu, kabupaten Malaka dan kabupaten TTU, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Hotel Nusantara Dua Atambua ini dihadiri juga secara virtual oleh anggota komisi IV DPR RI fraksi PDI Perjuangan, Yohanis Fransiskus Lema, S.IP, M.Si sekaligus sebagai narasumber utama.
Selain itu terdapat beberapa narasumber lain dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia juga ikut serta dalam kegiatan bimtek peningkatan kapasitas petani dan penyuluh pertanian tersebut.
Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada anggota komisi IV DPR RI fraksi PDI Perjuangan, Yohanis Fransiskus Lema, S.IP, M.Si atau akrab disapa Ansi Lema karena upaya dan kerja kerasnya dalam keinginan mengangkat derajat dan martabat masyarakat NTT supaya dapat bangkit dan berdiri sejajar dengan sesama saudara di wilayah Indonesia lainnya yang mana diketahui saat ini NTT secara nasional masuk dalam 5 besar penduduk miskin terbanyak di Indonesia.
Dijelaskan bahwa kemajuan pembangunan di wilayah NTT sangat pesat, sejalan dengan
program Nawacita Bapak Presiden Republik Indonesia yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara kesatuan.
Hal ini dapat kita saksikan bersama bahwa pembangunan yang telah dilakukan
di Provinsi NTT telah menyentuh di semua sektor tidak terkecuali sektor pertanian.
Wakil Bupati Belu ini menuturkan sektor pertanian menjadi tulang punggung dalam memenuhi kebutuhan pangan bagi masyarakat. 70 % masyarakat NTT bekerja di bidang petanian dan petani yang bekerja disektor pertanian rata-rata usia diatas 50 tahun.
“Dengan keadaan ini maka perlu diberikan perhatian dan dukungan sarana dan prasarana yang memadai dalam mendukung produksi dan produktifitas hasil pertanian,” pinta Alo Haleserens.
Dirinya menyampaikan juga bahwa dukungan dan perhatian pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian yang
bekerja sama dengan Komisi IV DPR RI sebagai mitra pemerintah, sudah cukup
banyak yang disalurkan ke Provinsi NTT termasuk Kabupaten Belu.
“Hari ini bantuan itu diberikan berupa Bimbingan teknis kepada petani dan penyuluh pertanian. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah termasuk DPR RI, bahwa kemajuan pertanian dalam meningkatkan produksi dan produktifitas tidak hanya dalam bentuk bantuan benih atau sarana pertanian lainnya, tetapi perlu didukung dengan sumber daya manusia yang terampil baik petaninya maupun para penyuluh pertanian dalam mengelolah lahan pertanian sehingga dapat meningkatkan produksi dan produktivitas,” pungkas Alo Haleserens.
Diterangkan bahwa peran penyuluh pertanian sangat penting dalam membantu petani sejak pengolahan lahan, budi daya benih bahkan dalam penentuan benih yang unggul dan berkualitas sampai kepada pasca panen.
Para penyuluh pertanian perlu melakukan pendampingan secara terus menerus untuk memastikan bahwa prosesnya telah sesuai dengan rekomendasi teknis.
Alo Haleserens pun menambahkan pada setiap tahun pemerintah mendorong petani untuk melakukan perluasan lahan. Tetapi disisi lain kebutuhan tenaga penyuluh pertanian tidak bertambah bahkan
mengalami pengurangan karena pensiun dan meninggal dunia. Karena itu Wabup Belu berharap agar melalui komisi IV DPR RI dapat menambah formasi penyuluh dibantu intervensi anggaran APBN untuk operasionalnya dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
“Oleh karena itu pada kesempatan yang baik ini melalui Anggota Komisi IV DPR RI, kami berharap agar para penyuluh ini formasinya bertambah dan kalau dapat pembiayaan terkait operasional para penyuluh bisa diintervensi melalui alaoykasi anggaran APBN pada Kementerian Pertanian, mengingat alokasi dari APBD untuk biaya operasinal penyuluh sangat kecil dan terbatas,” harapnya.
Pada akhir sambutannya, Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM mewakili masyarakat dan Pemerintah Daerah Kabupaten Belu mengucapkan terima kepada anggota komisi IV DPR RI fraksi PDI Perjuangan, Yohanis Fransiskus Lema, S.IP, M.Si dan Menteri Pertanian RI bersama jajarannya yang selalu memberikan perhatian penuh kepada pemerintah Provinsi NTT khususnya masyarakat Kabupaten Belu, Malaka dan TTU di bidang pertanian demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat. (Ronny)


