ATAMBUA, The East Indonesia – Berdasarkan laporan realisasi fisik dan keuangan belanja langsung APBD pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Belu, Penyerapan APBD pada dinas PUPR Kabupaten Belu per 31 agustus 2021 sudah mencapai 50-an persen.
Rincian realisasi fisik telah mencapai 51,12% dan realisasi keuangan 51,46%. Total pagu anggaran yang dikelola oleh Dinas PUPR Belu pada Tahun Anggaran (TA) 2021 sebesar Rp 59.525.576.700, baik belanja langsung maupun tidak langsung.
Demikian ungkap Kepala Dinas PUPR Belu, Vincent K. Laka saat dikonfirmasi awak media The East Indonesia, Kamis (09/09/2021).
“Berdasarkan hasil rekapitulasi kami di tanggal 31 Agustus kemarin bahwa dari dana Pemerintah Kabupaten Belu yang dititipkan di Dinas PUPR untuk dikelola sebesar 59 Miliar sekian, kita sudah mencapai 51-an% baik secara keuangan maupun fisik,” pungkasnya.
Dari total keseluruhan keuangan yang dikelola oleh Dinas PUPR Belu pada Tahun Anggaran 2021, sudah 51,12 % atau keuangan yang terserap telah mencapai Rp 30.429.352.302.
Untuk mencapai target realisasi yang lebih awal, pria yang akrab disapa Eng Laka ini berharap pekerjaan-pekerjaan proyek yang masa kontraknya akan berakhir pada bulan Oktober, November dan Desember dapat diselesaikan tepat waktu oleh para pelaksana.
Dirinya juga mengungkapkan bahwa terdapat beberapa kendala dimana ada sekitar 3 sampai 5 paket yang saat ini masih dalam proses lelang karena biaya baru diluncurkan pada saat perubahan penjabaran APBD.
“Masih ada proses lelang sekitar 3 sampai 5 paket. Kita berharap teman-teman bagian pengadaan barang dan jasa bisa mempercepat prosesnya sehingga setelah kita mendapat hasilnya maka akan segera kita kontrakan dan kita berusaha untuk semakin cepat pelaksanannya,” ujar Eng Laka.
Dikatakan juga dalam pelaksanaan kontrak di lapangan biasanya terjadi gelombang-gelombang kecil dengan masyarakat sekitar. Namun diakui bahwa hal tersebut merupakan hal biasa dalam dunia infrastruktur.
“Sampai saat ini pada era kepemimpinan saya sejak 3 tahun lalu, hal-hal seperti itu bisa kita selesaikan secara baik di lapangan dan masyarakat biasanya menerima pula secara baik,” tutur Kadis Eng Laka.
Kadis PUPR Belu ini menjelaskan bahwa apabila pekerjaan-pekerjaan di lapangan bisa selesai tepat waktu dan proses pencarian uang di kontrak pun tepat waktu maka yang jelas apa yang disampaikan Bapak Presiden Republik Indonesia, Jokowi untuk mempercepat segala proses sehingga uang segera beredar di masyarakat pada masa pandemi covid-19 ini dapat terpenuhi.
“Kami optimis akan selesaikan tepat waktu segala proses realisasi fisik dan keuangan belanja langsung APBD yang ada pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Kabupaten Belu. Kami dari Dinas PUPR Belu pun akan berusaha sekuat tenaga memenuhi apa yang diperintahkan oleh Bapak Presiden. Kita yakin dan percaya kekuatan bersama di lapangan bersama masyarakat, pasti semua akan seusai rencana. Perintah Presiden pun pasti dilaksanakan sebelum jatuh tempo,” tandas Eng Laka.
Penulis|Rony|Editor|Christovao


