BULELENG, The East Indonesia – DPRD Kabupaten Buleleng bersama sejumlah awak media yang betugas di Kabupaten Buleleng melakukan Kunjungan Kerja ke Desa Wisata Taman Sari,Kecamatan Licin,Banyuwangi,Selasa (26/10).
Dalam kunjungan itu, rombongan yang dipimpin langsung Kabag Humas dan Pengawasan DPRD Kabupaten Buleleng, Drs. Made Supartawan dan diterima langsung oleh Kepala Desa Taman Sari, Rizal Saputra.
Desa Taman Sari sendiri merupakan salah satu desa wisata dari 50 desa wisata terbaik di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Desa ini juga pernah menerima penghargaan Desa Wisata terbaik, Desa Wisata Indonesia Bangkit, Anugrah Desa Wisata Indonesia 2021 dari Kementrian Pariwisata dan Ekonomi kreatif RI.
Dalam pengelolaan dan geliat menjadi Desa Wisata, pihak desa mensinergikan program Pemerintah Kabupaten Banyuwangi,yakni program Smart Kampung.
Smart Kampung sendiri merupakan konsep pengelolaan pariwisata di desa dengan melakukan penguatan SDM dimulai dari kampung,dimana masyarakat bisa menjadi tuan rumah di kampung sendiri.
Kepala Desa Rizal memaparkan capaian – capaian Desa Taman Sari dalam meraih prestasi Desa Wisata tahun 2021 ini. “Penerapan konsep Smart Kampung ini pun memberikan dampak positif. Sebab, program ini memaksa masyarakat untuk melek IT untuk keperluan atau kebutuhan diri sendiri,” ucapnya.
Disisi lain Ketua DPRD Buleleng, Gede Supriatna mengatakan, pengelolaan yang ada di Desa wisata Taman Sari ini bisa dicontoh untuk dilakukan di Buleleng. Keasrian dan kenyamanan tempat menjadi salah satu hal yang bisa dicontoh.
Selain itu, banyak potensi desa yang bisa dikembangkan untuk dikelola menjadi desa wisata. Hal itu nantinya dapat menambah juga pendapatan daerah.
“Potensi desa itu bisa digarap. Karena yang namanya wisata tidak melulu soal pantai, air terjun atau pegunungan. Hal-hal unik, kearifan lokal ya g dimiliki oleh desa dapat dipromosikan sebagai tempat wisata,”tambahnya.***
Penulis – Wismaya|Editor – Christ


