DENPASAR, The East Indonesia – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Kang Emil) secara tegas mengatakan, dirinya beriktiar untuk maju di Pilpres 2024. Hal ini disampaikan Kang Emil saat tampil sebagai dewan penasihat memberikan sambutan dalam acara Musyawarah Daerah Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Provinsi Bali, Selasa (18/1/2022).
Di hadapan ribuan peserta yang hadir, mantan Walikota Bandung itu mengatakan, dirinya hanya bisa beriktiar. “Soal kalah dan menang itu rahasia Tuhan, dan hanya Tuhan yang tahu. Seperti di PON Papua baru-baru ini. Semua saling smash, tarung secara bermartabat. Namun hasilnya ada yang mendapat medali emas, perak, perunggu, dan itu semua menerimanya dengan baik,” ujarnya.
Ia mengakui jika selama ini komunikasi dengan beberapa partai politik terus dilakukan secara intens. Dia juga mengakui tidak tahu mau ditaruh di Capres atau Cawapres. Itu semua terserah di partai politik yang mengaturnya. “Komunikasi dengan partai politik terus dilakukan. Namun belum ada kesepakatan. Sekali lagi saya hanya bisa beriktiar. Semuanya terserah Allah yang tahu,” ujarnya.
Menurut Kang Emil, Indonesia saat ini sedang menghadapi tantangan yang besar yakni menghargai perbedaan. Sejak nenek moyang sama dahulu, tidak ada istilah kampret, cebong dan sebagainya. Dan lebih mengerikan lagi ada lagi pihak lain yang berbicara atas nama kampret dan cebong itu. Mereka tidak bisa menjadi tokoh yang mempersatukan. Tidak bisa menjadi pemersatu. Dan dikotomi ini terus dipelihara untuk kepentingan politik. Sebagai negara yang memiliki Pancasila, Indonesia harus belajar dari sejarah banyak bangsa di dunia yang akhirnya hancur lebur karena kepentingan sesaat dari perbedaan tersebut.
Iktiar Kang Emil ini didukung penuh oleh sekitar 70 ribuan masyarakat asal Sunda yang tinggal di Bali. Ketua Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Bali Agus Samijaya mengatakan, ada sekitar 70 ribu orang Sunda yang ada di Bali siap mendukung Kang Emili. Dukungan tersebut tidak hanya sekedar di bibir tetapi akan memilih di TPS nanti.
“Ini ada anak bangsa yang memiliki visi yang besar. Kebetulan saja dia orang Sunda. Jadi kami wajib mendukungnya,” ujarnya. Menurut Agus, tidak saja anggota AMS Bali, tetapi seluruh paguyuban Sunda yang ada di seluruh Nusantara ini akan siap mendukung Kang Emil. Dari data yang ada, ada sekitar 50 juta orang di seluruh Nusantara ini adalah orang Sunda. “Kami siap mendukung penuh,” ujarnya.***
Editor – Axelle Dhae


