Tuesday, January 20, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Terima Opini WTP Ke-4 Kali, Sekda Belu : Ini Motivasi Untuk Pelayanan Yang Lebih Baik

ATAMBUA, The East Indonesia – Pemerintah Daerah Kabupaten Belu berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Provinsi NTT sebanyak 4 kali berturut-turut berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LHP LKPD) Kabupaten Belu Tahun Anggaran 2018-2021.

Terbaru, di kepememimpinan tahun pertama, Bupati, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH., FINASIM dan Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens, MM atau akrab dikenal AT-AHS berhasil meraih opini WTP dari BPK perwakilan Provinsi NTT atas Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LHPLKPD)  Kabupaten Belu Tahun 2021.

Berdasarkan pencapaian tersebut, Sekretaris Daerah Kabupaten Belu, Johanes Andes Prihatin, SE, M.Si kepada awak media The East Indonesia menyatakan raihan Opini WTP tersebut harus dipandang juga sebagai motivasi bagi segenap Pimpinan OPD dan seluruh ASN untuk meningkatkan kinerjanya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“WTP harus dipandang sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Jap Prihatin ini pun menerangkan bahwa WTP merupakan opini dari Badan Pemeriksaan Keuangan yang diberikan setelah melakukan pemeriksaan terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah berdasarkan standar pemeriksaan yang ditetapkan peraturan perundang-undangan.

Selanjutnya, untuk memperoleh keyakinan yang memadai tentang apakah laporan keuangan bebas dari salah saji material, Sekda Belu menjelaskan bahwa BPK melakukan pengujian atas efektifitas sistem pengendalian intern dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.

“Ini merupakan opini tertinggi yang diberikan oleh BPK berdasarkan UU Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara dan UU No. 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan. Selain WTP (Unqualified Opinion) ada opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP/Qualified Opinion), Opini tidak wajar (Adversed Opinion) dan Pernyataan menolak memberikan opini (Disclaimer of Opinion),” tandas Jap Prihatin.

Untuk diketahui sebelumnya diberitakan, baru setahun memimpin Pemerintahan Kabupaten Belu, Bupati, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH., FINASIM dan Wakil Bupati, Drs. Aloysius Haleserens, MM atau akrab dikenal AT-AHS berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) perwakilan Provinsi NTT atas Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LHPLKPD)  Kabupaten Belu Tahun 2021.

Raihan opini WTP ditandai dengan pemberian penghargaan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia.

Penyerahan penghargaan ini diserahkan langsung oleh Ir. Adi Sudibyo., M.M., CSFA selaku Kepala Perwakilan BPK Provinsi NTT kepada Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH., FINASIM di Aula Kantor BPK perwakilan Provinsi NTT, Kupang, (27/04/2022).

Hadir pula dalam kegiatan tersebut, PLT. Inspektur Inspektorat Belu, Nunik Widi Wahyuni, Kepala BPKAD Belu, Imelda Lotuk.

Kepala Perwakilan BPK Provinsi NTT, Adi Sudibyo menyampaikan profisiat kepada Bupati dan Wakil Bupati Belu yang mendapat penilaian Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Propinsi Nusa Tenggara Timur.

“Profisiat dan selamat kepada bapak Bupati dan Wakil Bupati Belu yang mendapat penilaian Opini WTP dari BPK Perwakilan Propinsi Nusa Tenggara Timur,” pungkasnya.

Kepala Perwakilan BPK Provinsi NTT juga menyampaikan profisiat kepada Pemerintah Kabupaten Belu karena sudah memperoleh WTP selama 4 tahun berturut-turut sejak tahun 2019.

Sementara itu, Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH., FINASIM kepada media The East Indonesia, Rabu malam (27/04/2022) menyampaikan terimakasih kepada pimpinan OPD dan seluruh ASN di Kabupaten Belu yang sudah melakukan pekerjaan dengan baik.

Pada kesempatan tersebut juga secara khusus Bupati Belu berterima kasih kepada tim BPK yang sudah melakukan pendampingan kepada Kabupaten Belu sehingga mendapat penghargaan Opini WTP.

“Saya bersama Pak Wakil Bupati menyampaikan terimakasih kepada pimpinan Organisasi Perangkat Daerah dan seluruh ASN di Kabupaten Belu yang sudah melakukan pekerjaan dengan baik. Terimakasih juga kepada tim auditor dan advisor dari BPK yang sudah melakukan pemeriksaan dan memberikan penilaian WTP,” pungkasnya.

Bupati Belu yang juga seorang dokter ahli spesialis penyakit dalam ini optimis bahwa kerja keras, kerja bersama dan niat yang baik tentu akan mencapai sebuah tujuan dengan baik.

“Dengan kerja keras, kerjasama dan niat yang baik, saya yakin akan mencapai
tujuan bersama dengan baik pula,” tandas Agus Taolin.

Karena itu, Bupati Belu berjanji akan selalu berusaha mempertahankan dan meningkatkan kinerja di lingkup Pemerintahan Kabupaten Belu dalam mempertahankan opini WTP yang sudah dicapai.

“Kedepan Kami akan berusaha untuk mempertahankan dan meningkatkan kinerja yang sudah dicapai,” tuturnya.

Bupati Belu berharap agar tim Keuangan terus mendampingi Pemerintah Kabupaten
Belu sehingga kekurangan-kekurangan yang ada bisa diperbaiki.

“Kita berharap agar BPK dan BPKP terus mendampingi Pemerintah Kabupaten
Belu dalam pengelolaan keuangan daerah sehingga berbagai kekurangan yang masih ada dapat diperbaiki,” pinta Agus Taolin.

Untuk diketahui sebelumnya juga Pemerintah Daerah Kabupaten Belu telah mendapatkan raihan opini WTP pada tahun 2019, 2020 dan 2021 lalu atas Laporan Hasil Pemeriksaan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LHPLKPD) Kabupaten Belu Tahun Anggaran 2018, 2019 dan 2020. (Ronny)

Popular Articles