Saturday, February 21, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Terlantarkan 2 Anak dan Istrinya Bertahun-tahun, Pria di Perbatasan RI-RDTL Ini Malah Kawin Lagi Dengan WIL di Dusun Yang Sama

ATAMBUA, The East Indonesia – Nasib sial dialami 2 bocah asal Dusun Fatubesi Tanun, Desa Mandeu Raimanus, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu, wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL.

Dua bocah berjenis kelamin laki-laki yang terlahir di Negara Malaysia ini berinisial YM (8) dan OT (6).

Saat ini YM telah kelas 2 Sekolah Dasar dan OT sudah berada di Taman Kanak-kanak.

YM dan OT ini memiliki seorang ayah biologis atas nama Yasintus Ulu Bria (35) dan seorang ibu berinisial AM (24).

Sialnya, 2 bocah dan ibunya AM ini telah ditelantarkan oleh Yasintus Ulu Bria sejak tahun 2018 yang lalu.

Orang tua AM, Margareta Nino (45) dan nenek AM, Dorothea Aek (78) saat ditemui awak media The East Indonesia, Senin (29/05/2023) menjelaskan bahwa pada awalnya AM bersama Yasintus Ulu Bria telah terjadi kejadian tertentu dan saling urusan adat pada tahun 2013 yang lalu.

Setelah urusan adat, pada awal tahun 2014 Yasintus Ulu Bria dan AM pergi bekerja di Negara Malaysia.

“Karena anak kami waktu itu masih sangat kecil tetapi sudah harus kawin, saya dan suami mengambil keputusan untuk membawa AM dan Yasintus bekerja dengan kami di Malaysia untuk cari hidup,” tutur Margareta Nino.

Diceritakan bahwa sejak tahun 2014 sampai awal 2018 kehidupan Yasintus Ulu Bria dan AM dalam kondisi yang baik-baik saja.

Akan tetapi pada pertengahan tahun 2018 sering terjadi keributan diantara Yasintus Ulu Bria dan istrinya AM.

“Saat di Malaysia anak kami AM dan Yasintus sekitar pertengahan tahun 2018 sering berkelahi kemudian Yasintus pergi meninggalkan AM dan anaknya disana,” pinta Margareta.

Ditambahkan, “Anak pertama YM lahir masih 7 bulan sehingga saya dan suami mengasuhnya sejak dilahirkan. Sementara anak kedua OT sejak bapak dan mamanya berkelahi dan pisah ranjang, kami pula yang harus mengasuhnya.”

Diterangkan bahwa sejak pisah dengan AM, Yasintus Ulu Bria ini sudah tidak pernah memberikan kabar bahkan memperhatikan kedua buah hatinya yang diasuh oleh orang tua AM.

Selalu ada upaya dari AM dan anak-anak untuk berkomunikasi dengan Yasintus Ulu Bria, tetapi semua itu berakhir sia-sia.

“Pada bulan April 2023 ini, kaget kami dengar dia (Yasintus) dan keluarganya sudah masukkan adat untuk kawin lagi dengan perempuan lain, DB yang berasal juga dari Dusun kami di Fatubesi, Desa Mandeu Raimanus,” pungkasnya.

Saat ini Yasintus Ulu Bria dan DB telah tinggal sama-sama di rumah DB yang ada di Dusun Fatubesi, Desa Mandeu Raimanus.

Mendapatkan informasi tersebut, kini Yasintus Ulu Bria diduga telah kawin lagi dengan Wanita Idaman Lain (WIL) berinisial DB, sehingga keluarga AM telah berusaha melakukan upaya untuk meminta kejelasan hubungan dan pengayoman terhadap 2 orang anaknya baik melalui RT, RW, Dusun dan Desa.

Namun upaya-upaya ini tidak dihiraukan, sehingga keluarga AM bersama 2 orang anak YM dan OT telah melaporkan kepada Forum Peduli Perempuan & Anak (FPPA) Atambua, Suster Sesilia dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P3A) Kabupaten Belu, pada Senin (29/05/2023) serta akan melaporkan kepada Komisi Keadilan dan Perdamaian, Pastoral Migran dan Perantau Keuskupan Atambua (KKPPMP-KA).

“Kami akan mencoba mendapatkan keadilan bagi anak kami AM dan terlebih untuk kedua cucu kami YM dan OT. Kami mau diselesaikan baik secara adat maupun hukum pemerintah sehingga Yasintus bisa diberikan efek jera baginya yang sudah meninggalkan tugasnya sebagai ayah bagi YM dan OT. Biar bagaimanapun ini anak-anaknya. Bukan seenaknya dia datang dari Malaysia dan langsung kawin lagi dengan perempuan lain,” ucap Margareta Nino diamini oleh Nenek AM, Dorothea Aek. (Ronny)

Popular Articles