Tuesday, January 27, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Atambua Internasional Expo Digelar, Bupati Belu Ingin Ekonomi Berkembang dan Kekerabatan Terus Terjalin di Batas RI-RDTL

ATAMBUA, The East Indonesia – Kolaborasi antara Kementerian Perdagangan, Kementerian Keuangan, Kementerian Luar Negeri, KPPBC TMP B Atambua dan Pemda Belu berhasil melaksanakan “Atambua Internasional Expo” bertempat di Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Motaain, Kabupaten Belu, Selasa (25/07/2023).

Meski hanya digelar sehari, namun kegiatan ini diharapkan akan menjadi langkah awal untuk terus mengembangkan perekonomian masyarakat di daerah Perbatasan Negara RI-RDTL.

Kepala KPPBC TMP B Atambua, I Made Aryana selaku penyelenggara kegiatan, dalam laporannya menyampaikan bahwa Atambua Internasional Expo ini digelar untuk meningkatkan dan memperluas pasar ekspor serta mempererat kerjasama antara Indonesia dan Timor Leste, serta menghubungkan langsung antara eksportir, UMKM dan pembeli baik dari Indonesia maupun Timor Leste.

Sementara itu, Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH.,FINASIM pada kesempatan tersebut sangat mengapresiasi atas terlaksananya kegiatan Atambua Internasional Expo di PLBN Motaain.

Dirinya mengharapkan agar kegiatan ini semakin menumbuhkembangkan ekonomi masyarakat Belu yang ada di Perbatasan Negara RI-RDTL.

“Saya Bupati Belu dan masyarakat Belu menyambut baik kegiatan Atambua Internasional Expo. Ini kita harapkan untuk menghidupkan ekonomi di perbatasan di antara kedua negara, Republik Indonesia dan Timor Leste. Karena itu saya berterima kasih kepada semua pihak yang sudah menginisiasi terutama dari Bea Cukai, Kementerian Perdagangan, pihak PLBN Motaain,” pungkasnya.

Bupati Belu, Agustinus Taolin yang juga adalah seorang dokter Spesialis Penyakit Dalam, Konsultan Gastroentero Hepatologi Indonesia mengharapkan juga agar kegiatan ini menjadi pemantik untuk terus berkembangnya ekonomi di Perbatasan Negara dan membuat hubungan antara kedua negara dan masyarakat Indonesia dan Timor Leste terus terjalin dengan baik.

“Mudah-mudahan kedepan kegiatan di Perbatasan bisa membuat hubungan antara masyarakat kedua negara saling berkunjung dan ekonomi di perbatasan khususnya untuk masyarakat Belu bisa terus berkembang dan adanya kesejahteraan masyarakat,” pintanya.

Bupati Belu juga berjanji akan terus memberikan perhatian dan berkolaborasi bersama semua pihak untuk membimbing dan membina para pelaku UMKM agar menghasilkan produk-produk berkualitas yang bisa diekspor.

“Kita akan berkolaborasi dan membimbing agak para pelaku UMKM bisa meningkatkan kualitas, kuantitas, kontinuitas dan identitas produk asal Belu, NTT yang bisa kita ekspor kemana-mana,” tutur dokter Agustinus Taolin. (Ronny)

Popular Articles