ATAMBUA, The East Indonesia – Kepemimpinan Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH, FINASIM (AT) dan Wakil Bupati Belu, Dr. Drs. Aloysius Haleserens, MM (AHS) mengeksekusi pekerjaan infrastruktur jalan pada Tahun Anggaran 2023.
Bahkan jalan-jalan yang tidak pernah disentuh pada kepemimpinan sebelumnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Belu dibawah kepemimpinan AT-AHS hadir dan memberikan pemerataan pembangunan pada bidang tersebut.
Padahal ada dua progam unggulan yang sedang berjalan dengan menelan anggaran 40-50 miliar rupiah yakni Progam pengobatan gratis bagi seluruh masyarakat Kabupaten Belu hanya dengan menggunakan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP), NIK ataupun Kartu Identitas Anak (KIA) telah dilaksanakan sejak tahun awal kepemimpinan AT-AHS.
Selain itu keberpihakan pada Aparat Sipil Negara (ASN) pun telah dilaksanakan dengan pemberian Pemberian Tambahan Penghasilan (TPP).
Dengan keterbatasan anggaran yang ada dalam APBD Kabupaten Belu, Pemerintah Daerah Kabupaten Belu dibawah kepemimpinan AT-AHS mampu melaksanakan banyak paket pekerjaan infrastruktur jalan demi kecintaan terhadap masyarakatnya.
Pada Tahun Anggaran 2023 ini sendiri, Pemerintah Daerah Kabupaten Belu mampu mengeksekusi belasan paket pekerjaan jalan.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Belu, S. Vinsen Dalung, ST saat diwawancarai awak media The East Indonesia, Rabu (03/05/2023) menjelaskan bahwa Tahun Anggaran 2023 Pemerintah Daerah Kabupaten Belu melalui Dinas PUPR akan mengerjakan infrastruktur jalan, Sumber Daya Air maupun cipta karya.
Pekerjaan-pekerjaan tersebut dikatakan bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Spesific Grand dan Dana Insentif Fiskal.
Saat itu, Vinsen Dalung menjelaskan bahwa dari Dana Alokasi Khusus, Pemda Belu dibawah kepemimpinan Bupati Agus Taolin dan Wakil Bupati Alo Haleserens melaksanakan;
• Penanganan Jalan Kabupaten Ruas Jalan Haekesak – Turiskain
• Penanganan Jalan Kabupaten Ruas Jalan Labur – Uarau
• Penanganan Jalan Kabupaten Ruas Jalan Wedomu – Nualain
• Penanganan Jalan Kabupaten Ruas Jalan Wilain – Halileki
• Penanganan Jalan Kabupaten Ruas Jalan Lalu – Rusan – Halileki
• Penanganan Jalan Kabupaten Ruas Jalan Sp. Fulur – Henes
Selanjutnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Belu juga melakukan pekerjaan jalan dengan menggunakan Dana Insentif Fiskal yang didapatkan usai Pemerintah Daerah Kabupaten Belu dibawah kepemimpinan AT-AHS berhasil meraih berbagai penghargaan pada tahun 2022 lalu yaitu;
• Peningkatan Jalan Kabupaten Ruas Jalan Wilaen – Rusan
• Peningkatan Jalan Kabupaten Ruas Jalan Berluli – Fatuatis
• Peningkatan Jalan Kabupaten Ruas Jalan Dalam Kota , Jalan Loro Lakekun
• Peningkatan Jalan Kabupaten Ruas Jalan Nenuk – Tala
• Pemeliharaan Jalan Kabupaten Ruas Jalan Dalam Kota Jalan Vetor Lidak, Jalan Proklamasi, Jalan R. A. Kartini
• Peningkatan Jalan Desa Sakafini – Bundaran Haekesak
• Peningkatan Jalan Desa Wesasuit – Wehor – Leosama
• Pembangunan Jalan Lingkungan Kelurahan Manumutin – Lingkungan Raimaten
Selain itu ada pekerjaan infrastruktur jalan melalui Dana lain yakni Dana Spesific Grand, Pemerintah Daerah Kabupaten Belu diantaranya;
• Pemeliharaan Jalan Dalam Kota Jalan Merdeka, Jalan Pramuka
• Peningkatan Jalan Kabupaten Ruas Jalan Dalam Kota
• Pemeliharaan Jalan Halilulik – Fatubesi
Kadis PUPR kabupaten Belu pun menerangkan pada tahun 2023, usai Pemda Belu memberikan usulan, pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional NTT dengan APBN pun akan mengerjakan Inpres jalan daerah yaitu dari jalan sentral menuju ke Bandara Udara AA Bere Tallo Atambua dan Pasar Ikan Fatubenao ke arah SPBU Fatubenao serta jalan Nenuk – Dafala.
“Kita juga bersyukur tahun ini dilaksanakan pekerjaan jalan dari sentral menuju Bandara AA Bere Tallo Atambua dan pasar ikan Fatubenao menuju SPBU Fatubenao. Ada juga pekerjaan jalan Nenuk – Dafala. Ini dilaksanakan oleh pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional NTT dengan menggunakan Dana APBN,” ujar Vinsen Dalung.
Kadis PUPR kabupaten Belu pun menuturkan bahwa selain pekerjaan-pekerjaan diatas, Pemerintah Daerah dibawah kepemimpinan Bupati, Agus Taolin dan Wakil Bupati, Alo Haleserens pada tahun 2023 ini pada bidang Sumber Daya Air (SDA) mengerjakan;
• Jaringan irigasi di Tulatudik dan irigasi Leowalu dengan sumber dana DAK.
• Pembangunan sumber air tanah untuk air baku di Desa Kabuna, Tasain, Rinbesihat, Desa Mandeu dari anggaran Spesific Grand.
Ada juga pekerjaan pada bidang Cipta karya untuk pembangunan SPAM jaringan perpipaan di kawasan pedesaan, perkotaan dan juga perluasan SPAM jaringan perpipaan di kawasan pedesaan serta pembangunan tangki septik skala individual perdesaan pada 17 desa/ kelurahan dengan anggaran dari DAK.
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Belu, S. Vinsen Dalung yang kembali diwawancarai awak media The East Indonesia pada Jumat, 22 Desember 2023 menerangkan bahwa semua paket pekerjaan diatas telah selesai dikerjakan.
“Belasan paket pekerjaan infrastruktur pada Tahun Anggaran 2023 yang dikerjakan dengan nilai kontrak mencapai 75,2 Miliar Rupiah. Puji Tuhan secara keseluruhan semua dapat diselesaikan,” pungkasnya.
Diakui bahwa ada beberapa paket pekerjaan yang terlambat selesai dikerjakan dan dikenakan denda keterlambatan.
“Untuk paket-paket pekerjaan jalan ini sendiri, semuanya memiliki masa waktu pemeliharaan selama 1 tahun,” tutur Vinsen Dalung.
Kadis PUPR Kabupaten Belu juga menjelaskan bahwa panjang jalan kabupaten 353,015 Kilometer dengan kondisi jalan yang baik tahun 2022 ada 211,86 kilometer dan pada tahun 2023, kondisi jalan baik meninggalkan menjadi 247,08 Kilometer dengan presentasi 69,99 persen.(Rony)


