Wednesday, January 28, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

WBP Lapas Atambua Berhasil Kembangkan Bibit, Anak Ayam KUB Didistribusikan ke Tengah Masyarakat

ATAMBUA, The East Indonesia – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Atambua terus bersinergi dengan beberapa pihak untuk mengasah keterampilan dan kemampuan Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kali ini, Lapas Atambua bekerjasama dengan pihak penyedia bibit Ayam Kampung Unggul Balitbangtan (KUB).

Bibit ayam KUB ini kemudian dijaga dan dipelihara oleh WBP di Kandang Ayam yang terletak di area Lapas Atambua.

Saat melakukan distribusi anak ayam ke mobil pengangkut yang akan dibagikan ke kelompok-kelompok peternak ayam di Kabupaten Belu, KaLapas Atambua Kelas IIB Atambua, Bistok Oloan Situngkir yang ditemui media The East Indonesia, Jumat, 23 Agustus 2024 menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan salah satu bagian dari program asimilasi luar tembok.

Disampaikan bahwa kandang ayam yang ada di Lapas Atambua ini sebelumnya selalu diberdayakan dan kemudian sempat terhenti.

“Beberapa saat lalu, pihak ketiga menghubungi kami di Lapas Atambua untuk mengembangkan bibit ayam KUB untuk kemudian bisa didistribusikan dan dipelihara lebih lanjut oleh kelompok peternak,” pungkas Bistok Situngkir.

Lanjutnya, “tawaran ini pun kami terima agar program asimilasi luar tembok bisa terus berjalan disamping kegiatan-kegiatan pertanian yang ada saat ini.”

Dengan adanya kerjasama seperti ini, KaLapas Atambua mengaku senang karena bisa menyediakan kegiatan keterampilan kerja dari Warga Binaan.

Dirinya menjelaskan bahwa karena bibit ayam KUB dan distribusi dilakukan oleh pihak penyedia maka tugas WBP adalah membantu menjaga, merawat dan memberi makan hingga 5 minggu.

“Saat ini sudah ada 9000 bibit ayam KUB yang ada di kandang ayam Lapas Atambua dan ada ayam KUB yang mulai distribusikan oleh pihak penyedia melalui Dinas Peternakan Kabupaten Belu,” ujar Bistok Situngkir.

KaLapas Atambua mengatakan bahwa tentu kerjasama ini ada kesepakatan biaya perawatan yang menguntungkan pihak Lapas Atambua.

Dan keuntungan dalam kesempatan tersebut sebagiannya akan disetor ke Negara dan ada juga untuk Warga Binaan dan pembinaan WBP.

“Nanti 15 persen akan kita setor sebagai Pemasukan Negara Bukan Pajak. Sisanya akan dibagi ke warga binaan yang mengelola dan juga untuk keberlangsungan pembinaan,” urai Bistok Oloan Situngkir.

Sementara itu, Kabid pembibitan dan produksi Dinas Peternakan Belu, Philipus Fernandez, SSTP yang juga berada di lokasi tersebut menyampaikan bahwa bibit ayam KUB yang dikembangkan selama 5 minggu oleh WBP Lapas Atambua melalui kerjasama dengan penyedia ini akan didistribusikan langsung kepada 100 kelompok peternak yang tersebar di 69 Desa, 18 Desa Persiapan dan 11 Kelurahan yang ada di Kabupaten Belu.

“Ayam ini didistribusikan ke kelompok-kelompok yang sudah terdaftar. Per kelompok akan mendapatkan 150 ekor anak ayam KUB untuk kemudian dipelihara dan dipasarkan,” pintanya.

Disebutkan bahwa bantuan stimulan ini diberikan untuk mendorong dan membantu pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kabupaten Belu. (Ronny)

Popular Articles