ATAMBUA, The East Indonesia – Pimpinan Tertinggi umat Katolik Dunia Paus Fransiskus dijadwalkan berada di Negara Timor Leste pada tanggal 9 – 11 September 2024.
Atas kunjungan Sri Paus tersebut, menggugah animo masyarakat Katolik di perbatasan Indonesia – Timor Leste untuk bergerak melintasi negara demi menjumpai pimpinan tertinggi umat Katolik dunia.
Salah satunya umat Katolik di Kabupaten Belu yang termaktub dalam wilayah Keuskupan Atambua dimana keberadaannya langsung berbatasan dengan Negara Timor Leste.
Berdasarkan data yang ada, hingga saat ini setidaknya ada 280 warga Belu yang telah terdaftar sebagai peserta Ziarah Iman yang akan berangkat ke Negara Timor Leste dalam rangka Kunjungan Pemimpin umat Katolik sedunia Paus Fransiskus.
Karenanya, sebelum keberangkatan para Peziarah Iman asal Kabupaten Belu berangkat ke Negara Timor Leste, Pemerintah Daerah Kabupaten Belu dibawah kepemimpinan Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH, FINASIM menginstruksikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Belu untuk bisa memberikan Pemeriksaan/Skrining Kesehatan secara gratis bagi para peserta Ziarah Iman asal Kabupaten Belu.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu, drg. Maria Ansilla F. Eka Mutty, Sabtu 24 Agustus 2024 saat dikonfirmasi media The East Indonesia menjelaskan bahwa instruksi ini dimaksudkan agar memastikan kondisi kesehatan para peserta asal Kabupaten Belu agar dalam keadaan baik sehingga bisa pergi dan mengikuti Ziarah Iman dalam rangka Kunjungan Pemimpin umat Katolik sedunia Paus Fransiskus di Timor Leste dengan kondisi prima.
“Nanti akan diumumkan di gereja-gereja yang ada di Keuskupan Atambua lebih khususnya Kabupaten Belu untuk menghimbau kepada seluruh peserta yang merupakan masyarakat Kabupaten Belu yang sudah terdaftar dan akan melakukan ziarah ke Timor Leste dalam rangka kunjungan Sri Paus agar sebelum melakukan perjalanan WAJIB melakukan pemeriksaan/skrining kesehatan di puskesmas sesuai wilayah paroki masing-masing,” pungkasnya.
Ditambahkan, “Pemeriksaan/Skrining Kesehatan ini dijadwalkan mulai tanggal 28 sampai dengan 31 Agustus 2024 tanpa memungut biaya sepeserpun atau dengan kata lain gratis.”
Karena itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Belu berharap ratusan peserta Ziarah Iman asal Kabupaten Belu bisa mengikuti Pemeriksaan/Skrining Kesehatan tersebut agar masyarakat bisa memastikan kondisi kesehatan diri masing-masing sebelum mengikuti Ziarah Iman Kunjungan Sri Paus di Negara Timor Leste. (Ronny)


