DENPASAR, The East Indonesia – Pemerintah Provinsi Bali resmi memulai uji coba pengoperasian bus listrik Trans Metro Dewata (TMD) pada Senin (25/8/2025). Uji coba perdana ini menggunakan satu unit armada dengan trayek Central Parkir Kuta menuju kawasan Nusa Dua.
Kepala Dinas Perhubungan Bali, IGW Samsi Gunarta, menjelaskan bahwa langkah ini merupakan hasil kolaborasi Pemprov Bali dengan Intelligent Transport System (ITS) Indonesia dan Kalista. Uji coba dilakukan secara terbatas agar operator dapat memahami cara pengoperasian, potensi kendala, serta aspek teknis lain sebelum penerapan penuh.
“Awalnya kita coba satu unit dulu. Dari situ bisa terlihat bagaimana cara penggunaannya, apa tantangannya, dan apa yang perlu diperhatikan,” kata Samsi di sela pembukaan Pekan Iklim Bali 2025 di Hotel Prime Plaza, Sanur.
Menurutnya, rute Kuta–Nusa Dua dipilih karena memiliki jumlah penumpang cukup tinggi serta tersedianya fasilitas pendukung berupa charging station. Lokasi pengisian baterai di ujung rute dinilai penting agar uji coba berjalan lancar.
Samsi menambahkan, pengoperasian bus listrik ini menjadi bagian dari persiapan Pemprov Bali untuk mengganti seluruh armada bus konvensional dengan kendaraan listrik pada 2028 mendatang.
“Jadi mulai dari sekarang operator harus beradaptasi, agar ketika seluruh armada diganti nanti, transisinya berjalan mulus,” ujarnya.
Bus listrik TMD yang diuji coba berkapasitas 25–30 penumpang dan akan beroperasi selama satu bulan. Tarif yang dikenakan sama seperti bus TMD konvensional. Namun, Pemprov masih berupaya memperpanjang masa uji coba hingga akhir tahun.(T011)


