Saturday, January 17, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua Sosialisasi Aplikasi All Indonesia di PLBN Motaain Perbatasan Negara RI-RDTL

ATAMBUA, The East Indonesia – Kantor Imigrasi Kelas II Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Atambua melakukan sosialisasi Aplikasi All Indonesia sebagai Kartu Kedatangan Elektronik (e-arrival card) yang menggabungkan empat layanan utama pemerintah untuk penumpang internasional yang tiba di Indonesia, yaitu Imigrasi, Bea Cukai, Karantina Kesehatan, dan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan, kedalam sebuah sistem digital terpadu.

Aplikasi All Indonesia yang merupakan sistem deklarasi digital bagi seluruh penumpang Internasional baik WNI maupun WNA yang akan memasuki Indonesia.

All Indonesia hadir sebagai satu-satunya aplikasi resmi sistem deklarasi kedatangan yang menyederhanakan. Seluruh proses masuk ke wilayah Indonesia. Mulai dari pelaporan keimigrasian, bea dan cukai, kesehatan hingga karantina semua terintegrasi dalam satu sistem berbasis mobile dan web.

Sosialisasi terkait aplikasi yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, Putu Agus Eka Putra ini dilaksanakan di Aula Rapat PLBN Motaain, Rabu 27 Agustus 2025.

Hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut perwakilan pihak-pihak CIQ baik Imigrasi, Bea Cukai, Karantina Kesehatan, dan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

“Kegiatan hari ini adalah kegiatan sosialisasi terkait Aplikasi All Indonesia yang layanan terintegrasi Imigrasi, Bea Cukai, Kesehatan, dan Karantina selaku pemangku CIQ yang ada di PLBN,” ungkap Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Atambua, Putu Agus Eka Putra dalam sempat wawancara dengan awak media ini.

Disebutkan bahwa implementasi Aplikasi All Indonesia ini akan diluncurkan pada mulai 1 Oktober 2025, untuk ketibaan di seluruh PLBN di Indonesia.

“Kegiatan sosialisasi ini dilakukan supaya teman-teman CIQ dapat memahami apa saja yang harus diisi oleh para pelintas nantinya,” ujar Putu Agus Eka Putra.

Ditambahkan, “Kita harapkan juga semua pemangku CIQ yang ada di PLBN dapat mensosialisasikan kepada seluruh masyarakat sehingga nantinya tidak terjadi penumpukan pelayanan saat sistem ini dilaksanakan.” (Ronny)

Popular Articles