Monday, February 2, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Melestarikan Seni Prasi,Mahasiswa Undiksha Gelar Pameran di Griya Santrian Gallery

Sanur,Theeast.co.id, Sejumlah Alumi dan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Seni Rupa Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja menggelar pameran di Griya Santrian Gallery Jalan Danau Tamblingan,Sanur. Kegiatan ini diadakan selama 1 bulan.

Kegiatan Pameran yang bertemakan Operasi  ini akan dibuka oleh I Wayan Sudiarta S.Pd Msi( Dosen seni Rupa Undiksa)Jumat sore ini (13/7) dan akan berakhir pada tanggal 15 Agustus 2018 dan pameran ini terbuka untuk umum.

Menurut ketua panitia penyelengara,Nyoman Putra Purbawa, dalam kegiatan pameran seni prasi  ini diikuti oleh 27 orang peserta yang sebagian besar adalah para perupa muda dari Alumni dan mahasiswa jurusan seni rupa Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja.

Dalam pameran ini akan menampilkan sedikitnya 38 buah hasil karya mahasiswa dengan beragam tema dari cerita pewayangan hingga mengangkat isu-isu kekinian ,bahkan ada hasil buah karya yang mengangkat cerita tentang Ahok. Ujar Nyoman Putra

Ia mengatakan, tujuan utama dilakukan pameran ini adalah sebagai salah satu cara untuk membuat eksistensi seni prasi tetap terjaga. Lewat pameran ini kami harapkan seni prasi mendapat tempat dalam medan sosial seni rupa Bali.

Sementara itu kurator pameran, I Made Susanta Dwitanaya  mengungkapkan tajuk Operasi dalam pameran ini memiliki lapisan makna. Operasi bermakna membedah prasi. Operasi juga bisa merujuk pada gerakan. Gerakan yang dimaksud adalah gerakan untuk mempertahankan eksistensi prasi itu,” ujar  Made Susanta.

Selain karya mahasiswa dan alumni Undiksha, rencananya akan dipamerkan pula satu karya dari praktisi seni prasi dari Desa Bungkulan, Gusti Bagus Sudiasta.

Beliau adalah penekun seni prasi sekaligus pemangku dan dalang. Beliau sering diundang ke Kampus Undiksha untuk berbagi pengalaman kepada mahasiswa dalam mata kuliah Prasimologi. Dengan hadirnya Gusti Bagus Sudiasta, diharapkan akan dapat mewakili generasi yang masih mempertahankan teknik-teknik tradisional,” ujar  Made Susanta.

Sementara itu perwakilan dari Griya Santrian Gallery I Made Dolar Astawa mengatakan, sangat mendukung adanya pameran yang diadakan oleh Alumni dan mahasiswa jurusan seni rupa Undiksha.  Hal ini karena menampilkan kreativitas para perupa muda yang dapat melestarikan dan mengembangkan eksistensi seni prasi.

Kami melihat seni prasi sudah diambang kepunahan. Seniman yang menekuni sebenarnya masih ada, hanya saja jumlahnya sedikit. Syukurnya Jurusan Pendidikan Seni Rupa Undiksha kini sudah memiliki mata kuliah Prasimologi, yang mempelajari seni lukis tradisi ini. Untuk itulah kami menawarkan kerjasama untuk menggelar pameran, ujarnya.(CV)

 

 

Popular Articles