Wednesday, January 28, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Pemkab Buleleng Raih UHC Award 2026, Sinergi Multi Pihak Dongkrak Keaktifan BPJS Kesehatan

SINGARAJA, The East Indonesia – Kabupaten Buleleng, Bali, kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam mewujudkan cakupan kesehatan semesta (Universal Health Coverage/UHC).

Prestasi tersebut diwujudkan dengan diraihnya UHC Award tahun 2026 kategori Madya oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Wakil Bupati (Wabup) Buleleng, Gede Supriatna, dalam acara yang digelar di JI Expo Kemayoran, Jakarta, pada Selasa (27/1/2026).

Ditemui usai menerima penghargaan, Wabup Supriatna menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini. Ia menjelaskan bahwa penghargaan diperoleh berdasarkan capaian dua indikator kinerja utama. “Kita masuk ke kategori Madya yaitu dengan kriteria kepesertaan dari masyarakat itu 98% kemudian dari sisi keaktifan masyarakat itu sebesar 80,56%,” jelas Supriatna.

Angka keaktifan yang mencapai lebih dari 80 persen ini menjadi poin penting karena mencerminkan tidak hanya tingginya cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) atau BPJS Kesehatan, tetapi juga seberapa besar masyarakat benar-benar memanfaatkannya untuk mengakses layanan kesehatan. Capaian ini, menurutnya, adalah buah dari komitmen berkelanjutan. “Kita di Kabupaten Buleleng berkomitmen untuk terus bisa memberikan akses layanan kesehatan buat seluruh masyarakat Buleleng,” ujar Supriatna.

Lebih lanjut, Wabup Supriatna menekankan bahwa keberhasilan ini bukanlah hasil kerja pemerintah daerah semata. Ia mengatakan bahwa kolaborasi dan sinergi dari seluruh lini pemangku kepentingan merupakan kunci utama. “Nah, ini kan tidak hanya dari Pemda sendiri. Ini harus melibatkan semua aspek, baik dari pemerintah pusat, kemudian pemerintah daerah provinsi, kabupaten, demikian juga para pelaku usaha khususnya,” ujarnya.

Sinergi yang dibangun dengan pemerintah pusat dan provinsi, menurutnya, penting dalam penyelarasan kebijakan dan dukungan teknis. Sementara itu, peran serta para pelaku usaha atau dunia swasta dinilai sangat strategis untuk membantu pemerintah dalam memperluas cakupan dan mendorong keaktifan peserta. “Supaya kabupaten bisa terbantu untuk mencakup dan juga menaikkan tingkat keaktifan masyarakat untuk mendapatkan akses layanan kesehatan,” papar Supriatna.

Penghargaan UHC Award kategori Madya ini menjadi bukti nyata bahwa upaya kolektif dalam mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam program jaminan kesehatan membuahkan hasil yang signifikan. Pemerintah Kabupaten Buleleng bertekad untuk mempertahankan dan bahkan meningkatkan capaian ini ke depannya, dengan terus memperkuat jejaring kolaborasi yang telah terbangun. Hal ini sejalan dengan visi mewujudkan Buleleng yang sehat, di mana seluruh lapisan masyarakat memiliki akses yang mudah dan merata terhadap layanan kesehatan yang berkualitas.(Wis).

Popular Articles