Monday, February 16, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Dari Kampus ke Pesisir Bali: Gerakan “Kawan Alam” Bangun Generasi Penjaga Pulau Dewata

DENPASAR — Masa depan Bali tidak hanya ditentukan oleh angka kunjungan wisatawan, tetapi oleh seberapa serius generasi mudanya menjaga alam dan identitas ekologisnya.

Kesadaran itulah yang melatarbelakangi kolaborasi antara Sekolah Tinggi Bisnis Runata dan Persatin RANGER dalam gerakan “Kawan Alam”.

Nota Kesepahaman yang ditandatangani Ketua STB Runata, Dr. Lusia Vreyda Adveni, bersama Chief Ranger Officer Persatin, Henny Paula Sitohang, bukan sekadar seremoni akademik. Ini adalah deklarasi bahwa pendidikan tinggi harus menyatu dengan aksi nyata.

“Perguruan tinggi tidak boleh berdiri di menara gading. Mahasiswa harus hadir sebagai agen perubahan,” tegas Dr. Lusia.

Melalui kerja sama lima tahun ke depan, mahasiswa akan terlibat dalam riset konservasi, pengembangan kurikulum sustainability, program magang berdampak, hingga kampanye edukasi lingkungan dan perlindungan satwa endemik Bali.

Gerakan “Kawan Alam” akan dimulai pada 21 Februari 2026 di Pantai Padang Galak. Sekitar 500 peserta ditargetkan terlibat dalam aksi bersih pantai inklusif, diskusi lingkungan, serta kampanye konservasi.

Chief Patron Persatin, Wanda Syahputra, menyebut kolaborasi ini sebagai momentum membangun kepemimpinan kolektif.

“Ketika kampus, komunitas, dan masyarakat bersatu, konservasi bukan lagi wacana, melainkan gerakan nyata,” ujarnya.

Di tengah tantangan global terhadap lingkungan dan industri pariwisata, langkah ini menjadi pengingat bahwa masa depan Bali dimulai dari aksi hari ini.***

Popular Articles