Monday, February 23, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Menjalin Kerukunan Beragama di Buleleng dalam Momen Safari Ramadan

SINGARAJA, The East Indonesia – Pemerintah Kabupaten Buleleng kembali memulai kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah Tahun 2026 sebagai upaya mempererat tali silaturahmi sekaligus menjaga kerukunan antarumat beragama. Kegiatan perdana Safari Ramadan tahun ini dihadiri langsung oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra bersama Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna, pada Minggu (22/2). Safari Ramadan dilaksanakan di dua titik, yakni Masjid Al Ihsan Desa Tembok dan Masjid Manba’ul Huda Air Sanih.

Kegiatan ini menjadi agenda rutin Pemkab Buleleng setiap bulan suci Ramadan sebagai sarana membangun komunikasi yang harmonis antara pemerintah daerah dan umat Muslim. Selain itu, Safari Ramadan juga dimaknai sebagai ruang memperkuat persatuan masyarakat yang hidup berdampingan dalam keberagaman di Kabupaten Buleleng. Tahun 2026, Safari Ramadan akan digelar di sembilan titik yang tersebar di seluruh kecamatan.

Dalam sambutannya di hadapan jamaah, Bupati Sutjidra mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya. Ia menegaskan bahwa Safari Ramadan merupakan komitmen pemerintah daerah untuk terus hadir di tengah masyarakat serta menjaga hubungan persaudaraan lintas agama.

Bupati Sutjidra menyampaikan bahwa kegiatan Safari Ramadan rutin dilakukan sebagai bagian dari upaya mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan. Menurutnya, bulan suci Ramadan adalah momentum yang tepat untuk memperkuat persatuan dan gotong royong dalam membangun daerah.

“Safari Ramadan ini rutin kami lakukan di Kabupaten Buleleng untuk menjaga tali silaturahmi dengan seluruh umat Muslim. Di bulan suci yang penuh berkah ini, mari kita bersama-sama meningkatkan persaudaraan dan persatuan untuk membangun Buleleng yang kita cintai,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati Sutjidra juga menyinggung momen Hari Raya Nyepi dan Idulfitri yang kembali beriringan pada tahun 2026. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling memahami dan menjaga toleransi agar seluruh rangkaian ibadah dapat berjalan dengan khidmat tanpa gesekan. Ia menekankan pentingnya peran tokoh masyarakat dalam menjaga harmoni di tengah keberagaman. Menurutnya, toleransi merupakan kunci utama kehidupan sosial di Buleleng.

“Kita semua menyama braya, bersaudara di tanah Buleleng ini. Mari kita jaga persatuan, kerukunan, dan solidaritas antar umat agar semua ibadah dapat berjalan dengan lancar dan penuh hikmat,” tegasnya.

Safari Ramadan 2026 merupakan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Buleleng, Baznas Buleleng, Forkopimda, Kementerian Agama, MUI, BUMN, serta organisasi kemasyarakatan. Dalam setiap titik kegiatan, disalurkan 100 paket sembako bagi masyarakat yang membutuhkan sebagai wujud kepedulian sosial.(Wis)

Popular Articles