Polres Belu Pecahkan Rekor Dunia Penari Tebe Terbanyak

Atambua,Theeast.co.id  –  Kepolisian Resor Belu berhasil memecahkan rekor dunia saat melaksanakan Tebe Kolosal Lalulintas Merah Putih dengan penari Tebe terbanyak melalui penilaian Lembaga Prestasi Indonesia dengan jumlah 7.650 orang yang terdata di lapangan umum Kota Atambua, wilayah perbatasan Negara RI-RDTL dalam rangkaian kegiatan Milenial Road Safety Festival Polres Belu,Sabtu (02/02/2019). Rekor ini dua tahun sebelumnya dipegang oleh pihak Pemerintah Kabupaten Belu yang melaksanakannya juga di lapangan umum kota Atambua dengan jumlah penari Tebe sebanyak 6000 orang. Tebe Kolosal Lalulintas Merah Putih dengan jumlah penari Tebe sebanyak 7650 orang ini dilaksanakan dengan disertai guyuran hujan dan diatas lumpurnya Lapangan Umum Kota Atambua

Kapolres Belu AKBP Christian Tobing saat diwawancarai oleh wartawan media ini menyampaikan bahwa pihak Polres Belu awalnya berinisiatif hanya untuk melaksanakan Tebe Kolosal Lalulintas Merah Putih untuk mengkolaborasikan salah satu kearifan lokal daerah yang ada di kabupaten Belu dan kabupaten Malaka yaitu tarian Tebe dengan 12 gerakan Lalulintas. Tujuannya agar lebih dapat diingat dan dipahami oleh masyarakat yang ada di wilayah hukum Polres Belu. “Acara Tebe Kolosal Lalulintas Merah Putih ini ternyata sangat direspon dengan baik terutama kaum Milenial yang ada di wilayah Polres Belu baik kabupaten Belu maupun kabupaten Malaka sehingga bisa memecahkan rekor dunia hari ini dengan jumlah penari Tebe terbanyak,” ungkapnya.

Dikatakan bahwa terselenggaranya acara Tebe Kolosal Lalulintas Merah Putih dalam rangkaian kegiatan Milenial Road Safety Festival Polres Belu ini juga mendapatkan penghargaan dari Lembaga Prestasi Indonesia dengan jumlah penari Tebe sebanyak 7.650 yang dihadiri oleh sekitar 10.000 orang di sekitaran Lapangan Umum kota Atambua untuk berpartisipasi dalam rangkaian acara lainnya.

Semua rangkaian kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kesadaran dalam segala bentuk keselamatan berlalulintas dan menjadi pelopor keselamatan berlalulintas bagi seluruh masyarakat. “Kaum Milenial harus bisa jadi pelopor keselamatan berlalulintas bagi sesama dengan terlebih dahulu menumbuhkan kesadaran dalam diri untuk tertib berlalulintas,” pungkas Kapolres Tobing.

Disamping itu Bupati Belu Willybrodus Lay dalam sempat wawancara memberikan apresiasi kepada Kepolisian Resort Belu yang berhasil memecahkan rekor baru melalui Lembaga Prestasi Indonesia-Dunia dengan jumlah penari sebanyak 7650 orang yang rekor sebelumnya dilaksanakan oleh pemerintah kabupaten Belu dengan jumlah penari sebanyak 6000 penari. “Selamat untuk Kapolres Belu yang berhasil memecahkan rekor muri yang sebelumnya sebanyak 6000 penari Tebe dalam kegiatan Milenial Road Safety Festival,” katanya.

Sangat diharapkan bagi masyarakat kabupaten Belu khususnya kaum Milenial untuk menjadi relawan dalam menekan angka kecelakaan Lalulintas yang ada di wilayah hukum Polres Belu. “Ini merupakan contoh kegiatan yang baik dalam memberikan kaum muda berkreasi untuk tertib berlalulintas. Selamat sekali lagi kepada Kapolri, Kapolda NTT dan Kapolres Belu yang melaksanakan program ini,” imbuh Bupati Lay. (Ronny)

Facebook Comments