Kupang, Theeast.co.id — Pemilihan bupati dan wakil bupati Manggarai Timur sudah berlangsung pada Rabu, 27 Juni 2018. Namun, hingga saat ini belum ada pasangan calon yang secara terbuka mengumumkan kemenangannya.
Dua dari lima pasangan calon yang sempat mengklaim menang pun belum berani menyatakan diri sebagai pemimpin baru Manggarai Timur. Keduanya adalah pasangan Agas Andreas – Jaghur Stefanus (Aset) dan Tarsisius Sjukur – Yosep Biron Aur (Tabir).
Data sementara perhitungan resmi yang dilakukan KPU dan dipublikasi melalui situs resmi KPUmenunjukkan pasangan Tabir unggul sementara.
Dari 510 total TPS, KPU sudah mendapatkan laporan dari 156 TPS (30,59 persen). Dari 156 TPS tersebut, Tabir unggul dengan 20.220 suara atau 45,45%.
Posisi kedua ditempati pasangan Aset dengan perolehan 13.820 suara atau 31,7%, diikuti Marselis Sarimin – Sirajudin Paskalis (Merpati) yang meraih 5.461 suara atau 12,28%.
Pasangan Frans Sarong – Kasmir Don menempati urutan ke empat dengan perolehan 2.955 suara atau 6,64% serta pasangan yang maju dari jalur independen Bonefasius Uha – Frans Anggal di posisi juru kunci dengan perolehan 2.031 suara atau 4,57%.
Sementara hasil quick count Pilgub NTT versi Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC), pasangan Victory-Joss unggul dari 3 paslon lainnya.
Perhitungan Pilgub NTT versi SMRC dari data masuk 100 persen, pasangan nomor urut 4 Viktor Laiskodat-Josef Nae Soi meraih 35.17 persen suara.
Disusul pasangan nomor urut 2 Marianus Sae-Emilia Nomleni 27.31 persen, pasangan calon nomor urut 1, Esthon Foenay-Christian Rotok sebanyak 19.83 persen, dan pasangan nomor urut 3 Beny K. Harman-Beny A. Litelnoni sebanyak 17.69 persen.
Namun perhitungan secara resmi masih menunggu keputusan dari KPU.
Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggara tidak menyediakan perhitungan cepat.
Bagi masyarakat di NTT atau luar NTT yang ingin mengetahui perkembangan hasil pemilihan gubernur dan wakil gubernur NTT bisa akses di http://info pemilu.kpu.go.id/pilkada2018. (REMI)


