Wednesday, March 25, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Jembatan Rusak, Akses Ke Dua Desa Di Buleleng Terancam Terisolir

Buleleng,Theeast.co.id, – Kerusakan jembatan yang merupakan akses utama menuju Desa Sepang dan Desa Sepang Kelod mengalami kerusakan parah. Kondisi jembatan itu mengalami jebol, bahkan pada kayu bagian bawah jembatan mengalami pelapukan hingga mengancam keselamatan warga yang melintas. Kondisi inilah kemudian memicu warga di dua desa untuk melayangkan surat kepada Dinas PUPR Kabupaten Buleleng agar secara total dilakukan perbaikan pada jembatan itu. Bila tidak diperbaiki maka akses menuju kedua desa itu bisa terisolir karena jembatan itu merupakan akses utama jalan menuju dua desa tersebut.

Warga di dua desa di Kecamatan Busungbiu sudah lama mengeluhkan kerusakan jembatan yang merupakan jalur lintasan utama menuju Desa Sepang dan Desa Sepang Kelod. Namun hingga saat ini belum mendapatkan respon dari pemerintah setempat. Warga berharap dilakukan perbaikan secara total dan telah melayangkan surat ke Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Buleleng. Kerusakan pada jembatan di Desa Sepang itu merupakan kesekian kalinya. Bila sebelumnya aparat desa bersama warga berupaya melakukan perbaikan dengan tambal sulam, namun kali ini kerusakan pada jembatan itu sangat parah sehingga tidak bisa dilakukan tambal sulam dan warga berharap bantuan dari pemerintah.

Disisi lain, keberadaan jembatan yang kini mengalami kerusakan itu merupakan akses satu-satunya masyarakat di Desa Sepang dan Desa Sepang Kelod untuk menuju Busungbiu lebih cepat. Dengan rusaknya jembatan itu menjadi kendala bagi warga dalam aktivitasnya sehari-hari dan tentunya memberikan dampak pada perekonomian masyarakat.
I Ketut Astika Giri (50), warga Desa Sepang mengakui kondisi jembatan di desanya yang mengalami kerusakan dan mengancam keselamatan warga atas kondisi jalan di atas jembatan itu yang telah berlubang. “Kondisinya sangat memprihatinkan. Kalau tidak diperbaiki itu membahayakan, terutama anak-anak yang lewat pada jembatan itu,” ungkapnya.

Hal senada diungkapkan Perbekel Desa Sepang, Kecamatan Busungbiu I Putu Agus Mahardika. Pihaknya atas nama warga dari kedua desa itu telah melayangkan surat ke PUPR Buleleng. Ia merasa khawatir dengan kondisi jembatan yang berlubang semakin lebar sehingga memerlukan perbaikan secara cepat dan langkah yang dilakukan dengan kesepakatan tokoh masyarakat di dua desa untuk melayangkan surat ke pemerintah. “Ini lebih parah dari yang dulu. Jembatan itu rusak juga karena dilewati truk-truk besar yang membawa material. Dan kami juga masih mengupayakan untuk perbaikan jembatan,” tuturnya. (Nay)

Popular Articles