Saturday, January 24, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Prabowo : Kalau Orang Fitnah Kita Balas Dengan Joged

Denpasar, Theeast.co.id – Prabowo Subianto melakukan pidato saat kampanye akbar di Lapangan Kompyang Sujana Denasar, Selasa (26/3). Di sela-sela kampanye, Prabowo sempat menegur salah satu peserta massa yang diduga nyeletuk dan menyinggung pihak lain. Mendengar itu Prabowo langsung menegurnya agar tidak menyinggung orang lain. “Jangan bicara pribadi. Kita hormati semua orang. Saya mengajarkan kepada rakyat Indonesia, bahwa kita harus semangat berjuang tetapi harus selalu sopan dan santun. Tidak boleh mencelah. Jangan. Kita ini di Bali, yang mengajarkan nilai-nilai kuno, kestria, Pandawa, yang selalu membela kebenaran, kejujuran, dan tidak boleh menyakiti orang. Kalau kita disakiti kita harus ksatria. Kita kuat. Kita tegar, tabah. Membalas dengan kebaikan budi. Dicaci maki balaslah dengan senyum. Kalau difitnah, kita joged saja,” ujar Prabowo sambil berjoget di atas panggung. Prabowo menegaskan, jika dirinya tidak takut difitnah, tidak takut diintimidasi karena itu jalan kebenaran dan mulia. “Kalau pun kita hancur di jalan yang benar, maka itu sangat mulia,” ujarnya.

Setelah berjoget, Prabowo pun melanjutkan pidatonya. Ia mengajak seluruh rakyat agar jadi ksatria. Ia mencontohkan bahwa dirinya dididik menjadi ksatria. Ia menyebut jika dirinya dididik menjadi ksatria sejak mudah. Sementara pemimpin negeri ini belum berjiwa ksatria. Di negeri ini tidak boleh ada yang lapar, ada yang miskin, ada yang putus asa. Kalau ada yang lapar, haus, miskin, putus asa maka pemimpinnya, para elitnya tidak berjiwa ksatria. Republik ini tidak terhormat. “Hai kau para elit di Jakarta. Kalau selama ini kau tidak berhasil menjaga rakyatmu, sudah saatnya kau dengan ksatria minggir. Hidup ini jadi ksatria,” ujarnya. Untuk apa pemimpinnya disanjung-sanjung, tetapi rakyatnya tidak bahagia. Pemimpin harus bisa merasakan apa yang dialami rakyatnya. Pemimpin jangan berbohong karena akan diketahui rakyatnya.

Untuk itu dirinya akan menurunkan harga sembako karena tidak boleh ada yang miskin dan lapar di Indonesia. Ia berjanji, jika terpilih menjadi presiden, dirinya akan menurunkan tarif listrik dalam waktu 100 hari pertama. Harga daging akan diturunkan lebih cepat. Begitu juga harga lainnya. Indonesia ini sangat kaya, namun kekayaan itu hanya dinikmati oleh segelintir orang dan bahkan dibawa keluar negeri. Kekayaan Indonesia juga banyak yang dibawa keluar negeri. Seluruh kekayaan itu akan dikembalikan ke Indonesia, korupsi akan diberantas habis. Ia sudah mengundang pakar, ahli ekonomi, dan sudah melakukan hitung-hitungan. Semuanya bisa diselesaikan dan Indonesia dengan seluruh sumber dayanya sangat cukup untuk memenuhi kebutuhan dalam negerinya. (Axelle Dae)


Popular Articles