Ojol Kota Denpasar Diwajibkan Membawa Hand Sanitizer dan Semprot Pakaian

311

Denpasar, Theeast.co.id – Pemkot Denpasar meminta kepada seluruh pengemudi Ojek Online (Ojol) untuk selalu membawa hand sanitizer. Ini adalah langkah dilakukan oleh Pemkot Denpasar untuk menekan dan mencegah penularan serta penyebaran Covid 19 atau yang dikenal dengan virus corona di Kota Denpasar. Dengan mengerahkan semua potensi di OPD di lingkungan Pemkot Denpasar, tak henti hentinya melakukan berbagai upaya untuk membatasi berbagai celah yang bisa menyebarkan covid 19. Seperti yang dilakukan Jajaran Dinas Perhubungan Kota Denpasar yang menyasar seluruh pengemudi ojek online yg beroperasi di wilayah Kota Denpasar, Sabtu (21/3).

Dikonfirmasi Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar Dewa Gede Rai membenarkan bahwa pihaknya menerjunkan jajaran Dishub dibantu aparat dari TNI, Polri untuk memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada para pengemudi Ojol ini. “Kami melihat bahwa bahwa para pengemudi Ojol ini perlu diberitahukan bagaimana cara cara menjaga pola hidup sehat, karena profesi ini sangat rentan baik terkena covid 19 maupun sebagai carrier karena sering mengantar penumpang dan bersentuhan dengan banyak orang maupun dalam mengambil pesanan,” kata Dewa Rai. Menurutnya, pengemudi Ojol harus tetap menerapkan pola hidup sehat sesuai dengan protokol kesehatan yang telah dikeluarkan kementerian kesehatan yakni harus sering melakukan cuci tangan atau membekali diri dengan hand sanitizer. “Setiap kali selesai mengantar pemumpang harus memakai hand sanitizer dan juga pakaian yang dipakai harus disemprot dengan disinfektan. Begitu juga barang pesanan yang diantarkan harus dipastikan benar bersih, ini sangat rentan sekali,” tegas Dewa Rai.

Baca juga :  Ny Putri Koster Ajak PKK Turut Sosialisasikan Penggunaan Busana Adat Bali Sesuai Pakem

Melalui Dinas Perhubungan yang melakukan sosialisasi kata Dewa Rai sudah diwajibkan agar setiap pengemudi Ojol harus dilengkapi atau membawa hand sanitizer dan diwajibkan untuk melakukan pola sosial distancing. “Pengemudi Ojol juga sering terlihat bergerombol ketika sedang tidak mengantar penumpang atau mengantar pesanan. Ini juga kami minta agar menerapkan sosial distancing,” ujarnya Beberapa lokasi yang disasar adalah di kawasan jalan Teuku Umar, Diponogoro, Renon dan Jalan Kaliasem.(Axele Dhae)

Facebook Comments

About Post Author