Giliran IKB Malesama Bali Berbagi di Tengah Pandemi Covid-19

Giliran IKB Malesama Bali Berbagi di Tengah Pandemi Covid19/theeast.co.id

Giliran IKB Malesama Bali Berbagi di Tengah Pandemi Covid19/theeast.co.id

DENPASAR, Theeast.co.id – Ikatan Keluarga Nagekeo (Ikana) Bali saat ini concern dengan warganya yang berdampak Covid-19. Setelah sebelumnya salah satu Unit di Ikana Bali yakni Paguyuban Ebulobo membagikan paket sembako bagi ratusan warga berdampak Covid-19, kini giliran salah satu unit di Ikana Bali yakni Unit Malesama memberikan paket sembako kepada warganya yang sangat berdampak. Ketua Sub Unit Malesama Patris Meo menjelaskan, pembagian paket sembako kepada warga yang berdampak dilakukan oleh Keluarga Besar Malesama.

“Kami berkoordinasi dengan para pengurus di Malesama. Kami mendata dan melakukan verifikasi mana yang benar-benar berdampak dan mana yang masih bisa bertahan. Verifikasi dilakukan secara ketat. Kami minta dengan sangat hormat agar anggota yang sekiranya masih memiliki pekerjaan, masih menerima gaji dari perusahan walau tidak utuh agar menahan diri untuk tidak mendaftar sebagai penerima bantuan paket sembako dari keluarga besar Malesama,” ujarnya, Minggu (3/5).

Menurut Patris, beberapa kriteria yang berhak mendapatkan bantuan paket sembako diantaranya mereka yang PHK, mereka yang kehilangan penghasilan harian dan yang terancam tidak bisa memenuhi kebutuhan harian. Paket sembako itu disumbangkan oleh beberapa sesepuh dari Keluarga Malesama dan sebagian diambil dari uang khas suka duka. Untuk sementara jumlah penerima sebanyak 50 kepala keluarga dan beberapa mahasiswa dan pemuda.

“Kalau dihitung semuanya sebanyak kurang lebih 200 jiwa. Semoga paket ini bisa menolong di tengah Pandemi Covid-19 saat ini,” ujarnya. Paket yang dibagikan berisi beras 6 kilogram, telur 10 butir, minyak goreng 1 liter dan kerupuk masing-masing setengah kilogram. Ini merupakan paket tahap pertama. Bila kondisinya terus terjadi maka akan dikoordinasi lagi dengan seluruh anggota.

Sementara Ketua Umum Ikana Bali Agus Melan mengatakan, Pandemi Covid19 saat ini perlu perhatian semua pihak. Perhatian tersebut bisa juga dari Pemerintahan Kabupaten Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur dan juga Pemprov Bali.

“Kita tidak tahu kondisi ini sampai kapan berakhir. Kita berharap agar segera berakhir. Namun bagaimana kalau terjadi dalam waktu yang lama. Maka pemerintah harus mengatensi warga negara yang berdampak ini,” ujarnya.

Saat ini Sekretariat Ikana Bali bersama tim sedang menyiapkan data secara lengkap terutama warga yang berdampak, by name by address. Data ini sangat penting bila suatu saat dibutuhkan pemerintah baik dari Nagekeo maupun Provinsi Bali.

“Kami berharap agar pemerintah terutama Kabupaten Nagekeo agar segera memberikan atensi bagi warga yang berdampak, apakah dengan memberikan sumbangan dana sosial, bantuan sosial atau apa saja skemanya. Bila perlu bisa memfasilitasi agar warganya yang berdampak bisa pulang ke kampung halamannya,” tutupnya.(axelle dae).

Facebook Comments