Billy Mambrasar: Generasi Muda Papua Bukan Hanya Membangun Papua tapi Harus Bisa Membangun Indonesia dari Papua

Billy Mambrasar: Generasi Muda Papua Bukan Hanya Membangun Papua tapi Harus Bisa Membangun Indonesia dari Papua/theeast.co.id

GENERASI MUDA PAPUA. Staf Khusus Presiden asal Papua Billy Mambrasar saat di wawancara Velox TV ditengah - tengah kesibukannya di Medan, Sumatera Utara, Sabtu (31/10/2020). Foto : Tim.

MEDAN, The East Indonesia – Staf Khusus Presiden asal Papua Billy Mambrasar mengatakan generasi muda Papua harus dapat sekolah setinggi – tingginya karena kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan aksesibilitas pendidikan sudah sangat terbuka lebar pada masa pemerintahan Jokowi. Selain itu, generasi muda Papua bukan hanya membangun Papua tapi harus dapat membangun Indonesia dari Papua.

Hal tersebut diungkapkan Stafsus Milenial Presiden Jokowi saat di wawancara Velox TV ditengah – tengah kesibukannya di Medan, Sumatera Utara, Sabtu (31/10/2020).

“Ke depan Papua harus dapat menjadi tolak ukur pembangunan bangsa ini dan generasi muda Papua harus memiliki peran penting untuk dapat merealisasikan hal tersebut. Generasi muda Papua harus dapat menjadi entrepreneur, inovator, saintis, dan jangan sampai yang memiliki start up, engineer serta teknologi tinggi hanya di tanah Jawa saja, tapi harus juga dari tanah papua. Oleh sebab itu, SDM Papua yang berkualitas harus dapat dicetak dengan sekolah setinggi – tingginya agar dapat dapat mendorong pembangunan,”ujar Stafsus Milenial asal Papua.

Billy mendorong generasi muda Papua dapat meraih ribuan beasiswa yang tersedia seperti afirmasi pendidikan menengah atau adem sampai beasiswa otsus baik didalam maupun diluar negeri. Dirinya memahami dan merasa memiliki tanggung jawab moral untuk berbuat sesuatu untuk masyarakat karena sekolah S1, S2 dan S3 yang masih berjalan didapatkan dari beasiswa tersebut. Hal itu merupakan investasi yang harus balas dengan cara berkontribusi ditengah masyarakat,” ungkap Billy.

Stafsus Milenial itu menceritakan Papua yang dulu berbeda dengan Papua saat ini. Dulu dirinya sempat merasakan sulitnya mendapatkan pendidikan yang berkualitas tetapi sekarang pendidikan didaerahnya sudah baik.

“Sementara itu, dulu dari tempatnya kalau mau menyebrang ke pulau biak harus mengikuti kapal ferry dengan waktu 1 malam, tapi sekarang bisa dengan kapal cepat setiap hari hanya beberapa jam saja. Jadi sekarang pembangunan infrastruktur dan pembangunan sumber daya manusia sekarang lebih baik dari dahulu,” tandas Billy.

“Investasi terbesar dari suatu daerah atau negara adalah sumber daya manuasianya. Jadi sangat tepat ketika investasi pendidikan ditujukan untuk masa depan anak-anak Papua, karena mereka adalah masa depan pembangunan Papua. Pendidikan generasi muda Papua adalah investasi terbesar Papua,” tutup Billy.(CV).

Facebook Comments