73 Orang Sukarelawan Covid 19 Selesai Ikuti Diksarit di Puslatdiksarmil Kodiklatal

1

SIDOARJO, The East Indonesia – Sebanyak 73 orang sukarelawan Covid 19 yang tergabung dalam Siswa Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) TNI AL Angkatan ke-40 Gelombang 1 selesai mengikuti pendidikan Dasar Keprajuritan (Diksarit) di Pusat Latihan Pendidikan Dasar Militer (Puslatdiksarmil) Komando Pembinaan Doktrin Pendidikan dan latihan TNI Angkatan Laut (Kodiklatal) yang berlokasi di Juanda Sidoarjo, Kamis, (18/2/2021).

Penutupan pendidikan tersebut dipimpin langsung Danpuslatdiksarmil Kodiklatal Kolonel Laut (P) Johanes Djanarko Wibowo, Bertindak sebagai Komandan upacara Letkol Marinir Setyo Adi Santoso yang juga Komandan Sekolah Bintara Puslatdiksarmil.

Adapun Penutupan Diksarit siswa Dikmaba TNI AL angkatan ke-40 Gelombang 1 ini diikuti 778 orang siswa terdiri 660 orang pria dan 118 orang lainya adalah siswa wanita, salah satunya 73 Siswa Dikmaba program khusus tenaga medis Covid 19.

Danpuslatdiksarmil Kodiklatal Kolonel Laut (P) Johanes Djanarko Wibowo dalam sambutanya menyampaikan agar para prajurit bersyukur dan berbangga bahwa satu tahap pendidikan dasar keprajuritan sudah dilalui dengan baik dan lancar dengan puncaknya yaitu mempraktekkan ilmu dasar militer di Puslatpur Purboyo Kabupaten Malang beberapa waktu lalu.

Menurutnya di Puslatpur Purboyo para siswa telah merasakan medan sulit yang sesungguhnya untuk itu rasa bangga dan syukur harus diimbangi dengan mengikuti pendidikan selanjutnya dengan sebaik-baiknya agar para siswa mampu menjadi prajurit TNI AL yang handal dan profesional yang akan mengawaki organisasai TNI AL kedepan.

Lebih lanjut disampaikan dengan selesainya pendidikan dasar keprajuritan ini para siswa selanjutnya akan melaksanakan pendidikan Dasar Golongan (Disargo) yang akan dilaksanakan selama dua bulan. Pada tahap ini para siswa akan dibentuk menjadi prajurit matra laut dengan dibekali pengetahuan yang lebih mendalam lagi, dengan menitik beratkan pada pengetahuan keangkatanlauatan sehingga para siswa akan lebih mengenal dan memahami tentang kehidupan prajurit matra laut .

Oleh sebab itu sebagai calon prajurit matra laut tentunya pembinaan fisik jasmani dan rohani tetap menjadi prioritas utama karena tanpa fisik jasmani dan rohani yang sehat para siswa tidak akan bisa menaljutkan pendidikan ketahap selanjutnya.(red/tim).

Facebook Comments