Wagub Cok Ace Dukung Event Bali Boxing Day II

79
BERTEMU WAGUB BALI. Pengurus Yayasan Pino Bahari Indonesia saat bertemu Wagub Bali, Cok Ace dalam rangka persiapan event tinju 'Bali Boxing Day II' pada 20 Maret mendatang. Dari kanan: Wagub - Cok Ace, Pino Bahari - Ketua Yayasan PBI, Umar Ibnu Alkhatab, Charlie Usfunan - Sekretaris Yayasan PHI. FOTO - PENA NTT

DENPASAR, The East Indonesia  –Wakil Gubernur Bali, Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati, M.Si. atau biasa disapa Cok Ace menyambut baik  dan mendukung pelaksanaan event Bali Boxing Day II yang akan dilaksanakan di Legian pada 20 Maret 2021 mendatang.

Hal itu disampaikan Wagub saat menerima  Pengurus Yayasan Pino Bahari Indonesia (YPBI) yang yang dipimpin langsung Ketuanya, Pino Bahari, Sekretaris Yayasan Charlie Usfunan serta didampingi Umar Ibnu Alkhatab dan jajaran pengurus PENA NTT Bali di ruang kerjanya, Kamis (4/3/2021).

Wagub menegaskan event ini sangat baik di tengah situasi masyarakat Bali yang ingin segera melihat kembali aktifnya sektor pariwisata. Apalagi event ini dikemas dalam kaitannya dengan sport tourism.

“Menarik, saya juga kenal baik dengan keluarga Bahari, jadi saya pikir ini ide  yang sangat baik yang digagas oleh Yayasan Pino Bahari Indonesia dan keluarga Bahari. Terimakasih untuk perhatian dan dedikasinya untuk Bali,” papar Wagub yang juga Ketua PHRI Bali ini.

Wagub Cok Ace juga mengingatkan bahwa event ini dilaksanakan di tengah pandemi jadi tolong diperhatikan dengan serius dan ketat tentang pelaksanaan prokes agar tidak terjadi kluster baru ketika usai pelaksanaan event ini. “Silahkan berkoordinasi dengan Satgas Penanggulangan Covid 19 Provinsi Bali agar mendapat ijin dan rekomendasi agar event ini berjalan dengan aman dan sukses untuk mempromosikan pariwisata Bali,” tegas Cok Ace.

Baca juga :  Demi Kejayaan Golkar, Wagub Bali Putuskan Nyaleg DPR RI

Wagub sendiri menyatakan akan berusaha hadir dalam event tersebut dan terus mendorong pelaku pariwisata dan masyarakat bergerak mempersiapkan diri menyongsong dibukanya pariwisata Bali bagi wisatawan nasional dan mancanegara.

Sementara Ketua Yayasan PBI, Pino Bahari  mengaku senang bisa bertemu dan berbincang dengan Wagub Cok Ace. Pino berterimakasih karena di tengah kesibukannya, Wagub  masih menyediakan waktu untuk menerima Pengurus YPBI. Apalagi mendapat respon yang sangat positif dan mendukung event ini. Pino berjanji akan menyiapkan event ini dengan sungguh-sungguh dan profesional agar menjadi event rutin dalam memajukan sport tourism di Bali.

“Kita berterimakasih kepada Wagub yang sudah menerima kita hari ini dan mendukung penuh kegiatan ini. Kita akan segera berkoordinasi dengan Satgas Penanggulangan Covid 19 Provinsi Bali untuk mendapatkan rekomendasi dan kerjasamanya agar event ini tetap secara ketat menerapkan protokol kesehatan. Dan saya berjanji akan menyiapkan event ini sebaik mungkin dan bekerja secara profesional,” tegas Pino.

Baca juga :  Wagub Cok Ace Apresiasi Penelitian untuk Penyusunan Purana Pura Dasar Bhuana Gelgel

Seperti diberitakan sebelumnya, Yayasan Pino Bahari Indonesia yang berkedudukan di Bali akan menggelar event tinju dalam rangka mendukung sport tourism Bali dan Indonesia. Sekretaris Yayasan Pino Bahari Indonesia Charlie Usfunan  menjelaskan, event tinju di atas air atau kolam ini merupakan event pertama di dunia yang akan digelar di Bali pada 20 Maret 2021.

“Ini pertama kali di dunia bagaimana orang akan menyaksikan event  tinju di atas kolam atau air. Kita gelar event ini untuk mendukung sport tourism Bali dan Indonesia,” ujar pengacara yang juga punya hobby bertinju ini.

Charlie menjelaskan, lokasi digelarnya event ini  di Grand Kuta Hotel & Residence. Di hotel tersebut, ada fasilitas kolam berukuran 16 x 16 meter. Panggung ring tinju akan ditata di atas kolam dengan ukuran 7 x 7 meter. Sisanya 9 x 9 meter untuk penonton. Jadi penonton tetap menikmati pertandingan sambil mandi di kolam.

Ada 15 partai yang akan dimainkan. Pertama, untuk yang yunior sebanyak 5 partai dengan durasi 2 menit kali tiga ronde. Kedua, untuk para member. Untuk para member semuanya orang asing. Jumlahnya sebanyak 5 partai  dengan durasi 2 menit kali 3 ronde. Ketiga, untuk kelompok senior sebanyak 5 partai  dengan durasi waktu 3 menit kali 3 ronde. Sementara untuk kelas eksibisi adalah kader berusia 7 tahun perempuan dengan durasi waktu 1,5 menit kali 3 ronde.

Baca juga :  BNI Serahkan Paket Bantuan ke Pemprov Bali

“Semua aturan tinju berlaku di event ini. Ini adalah event yang dikemas sangat  professional dan sangat berarti bagi para atlit sebab ketika mereka sudah melangkah ke tinju profesional mereka tidak canggung lagi, tidak demam panggung lagi sebab sudah terasah atau terlatih,” ujar Charlie menambahkan.

Event pertama di dunia yang digelar di Bali ini akan disiarkan juga secara live streaming. Namun untuk bisa menonton tiap orang harus membeli tiket secara online sebesar Rp 25 ribu. Begitu ditransfer uang ke nomor rekening Yayasan Pino Bahari Indonesia, no rek BRI 4723 01 011858  533 maka mereka akan diberi akun agar bisa nonton live streaming. Semua uang tersebut akan digunakan untuk bantuan social melalui Yayasan Pino Bahari Indonesia. ***

Editor – Igo Kleden

Facebook Comments