1750 Personil Pantau 7 Titik Penyekatan Mudik di Bali

12
PANTAU. 1750 Personil Pantau 7 Titik Penyekatan Mudik di Bali. Foto : Tim

DENPASAR, The East Indonesia – Kapolda Bali Irjen Pol Putu Jayan Danu Putra menegaskan, Polda Bali mengerahkan 1750 personil gabungan dari TNI Polri, Dinas Perhubunngan, SatPol PP dan semua stakeholder lainnya. Pengeraham pasukan sebanyak 1750 orang ini dalam mengamankan jalur mudik dan pengamanan 7 titik Penyekatan di Karangasem, Klungkung, Gianyar, Tabanan, Buleleng dan Jembrana.

“Personil akan mengawal di titik penyekatan untuk menyetop seluruh kendaraan yang mengangkut penumpang mudik, kecuali untuk melakukan perjalanan dinas atau keperluan lain. Selain tujuan itu tentunya mobil dan penumpang akan dikembalikan atau tidak melakukan perjalanan untuk dalam rangka mudik. Prosedur ini dilakukan terkait dengan surat edaran Gubernur terkait masuk di wilayah Bali ditentukan rapid test Antigen,” ujarnya di Mapolda Bali, Selasa, (4/5/2021.

Baca juga :  Kabur dari Tempat Karantina, Satu PMI Dijemput Paksa

Ada pun 7 titik penyekatan antara lain Padangbai di Karangasem, Pejarakan di Buleleng, Simpang Cekik di Jembrana, Simpang 3 Megati di Tabanan, Simpang 4 Masceti di Gianyar, Simpang 3 Umanyar Denpasar dan di Yeh Malet perbatasan Klungkung – Karangasem. Semua titik ini akan dijaga petugas berjumlah 60 orang setiap shiff. “Semua sudah dipetakan, bahwa titik penyekatan itu berpotensi dijadikan jalur pintas dan jalan tikus. Semuanya akan dijaga dan disuruh balik kanan,” ujarnya.

Menurut Kapolda, petugas sudah tahu wilayahnya masing-masing sehingga tidak ada yang bisa lolos. Ketuju titik tersebut merupakan titik rawan yang paling sentral. Termasuk kemungkinan pemudik yang kemungkinan akan menggunakan jalur tikus untuk keluar Bali atau masuk ke Bali.

Baca juga :  Pangdam XVIII/Kasuari Terima Kunjungan Ketua MRPB di Makodam

Bagi masyarakat yang melakukan perjalanan dinas atau ada urusan yang tidak bisa ditunda harus mengantongi surat kesehatan lengkap bebas Covid19 dalam bentuk rapid antigen atau Swab Test. Sesuai dengan SE Satgas Nasional dan SE Gubernur Bali yang telah mewajibkan setiap penduduk yang masuk ke Bali harus memperlihatkan surat keterangan bebas Covid19 berupa test antigen dan swab test. Hal ini juga berlaku bagi para wisatawan yang akan ke Bali, yang juga harus menunjukan surat bukti bebas Covid19.

“Petugas akan mengecek secara terpadu dari Dirlantas Polda Bali soal kelengkapan tersebut. Andaikata minta ada perjalanan-perjalanan ini saya sampaikan tidak dilengkapi dengan surat kita kembalikan. Kita larang yang bersangkutan untuk melintas di Pulau Bali yang tadi juga dari Dinas Perhubungan juga menyampaikan bahwa yang diizinkan adalah bus-bus yang dipasangi stiker,” ujarnya.(Axelle Dhae).

Facebook Comments