Sunday, April 26, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Ny. Freni Indriani Yanuarika Dikukuhkan Jadi Bunda PAUD Kabupaten Belu

ATAMBUA, The East Indonesia – Ny. Dra. Freni Indriani Yanuarika resmi dikukuhkan menjadi bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Kabupaten Belu, Sabtu (29/05/2021).

Istri dari Bupati Belu dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH., FINASIM ini dikukuhkan menjadi Bunda PAUD Kabupaten Belu bersama 7 Bunda PAUD lainnya (Malaka, TTU, Sumba Barat, Sumba Timur, Ngada, Manggarai dan Manggarai Barat).

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Bunda PAUD Provinsi NTT, ibu Julie Sutrisno Laiskodat. Namun karena masih dalam kondisi Pandemi Covid-19, acara pengukuhan dilaksanakan secara virtual.

Ny. Freni Indriani Yanuarika sendiri mengikuti acara pengukuhan tersebut di Rumah Jabatan Bupati Belu dan dihadiri oleh Wakil Ketua TP PKK Belu, Rinawati Br Perangin Angin, SE, MM; PJ Sekda Belu, Pimpinan OPD Belu, Pimpinan Organisasi Wanita, tokoh agama dan Para Bunda PAUD Kecamatan se-Kabupaten Belu serta beberapa tamu undangan lainnya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

Dalam pengukuhan secara virtual tersebut, Bunda PAUD Provinsi NTT, Ny. Julie Sutrisno Laiskodat membaca naskah pengukuhan dan diikuti oleh 8 Bunda PAUD yang dikukuhkan dimana menyatakan;

1. Saya akan mempertahankan dan mengamalkan pancasila dan Undang-undang Dasar 1945 secara murni dan konsekuen.

2. Saya akan mendedikasikan diri say untuk menyumbangkan tenaga serta pikiran dukungan bantuan dan perhatian untuk mengembangkan Pendidikan Anak Usia Dini.

3. Saya akan melaksanakan tugas dan kewajiban sebagai Bunda PAUD untuk kepentingan pengembangan dukungan bantuan dan perhatian kepada program-program Pendidikan Anak Usia Dini.

4. Saya akan bekerjasama dengan berbagai elemen steakholder serta kemitraan PAUD untuk kepentingan pengembangan dukungan bantuan dan perhatian kepada program-program Pendidikan Anak Usia Dini.

Usai kegiatan pengukuhan tersebut, Bunda PAUD Kabupaten Belu, Ny. Dra. Freni Indriani Yanuarika mengatakan hari ini tepat 33 hari dirinya mengemban tugas sebagai Ketua Tim Penggerak PKK dan Ketua Dekranasda Kabupaten Belu.

Dijelaskan berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 36 Tahun 2020 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 99 Tahun 2017 tentang Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga, pada pasal 39 ayat 1 poit f disebutkan bahwa pendidikan dan ketrampilan merupakan salah satu dari 10 Program Pokok PKK. Yang mana PKK sebagai salah satu mitra pemerintah melaksanakan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Ny Freni Yanuarika pun menuturkan bahwa berdasarkan data, jumlah Lembaga PAUD di Kabupaten Belu sampai dengan tahun 2021 sebanyak 215 Paud dibawah naungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu dan 4 Lembaga PAUD di
bawah naungan Kantor Kementrian Agama Kabupaten Belu sehingga total keseluruhannya terdapat 219 PAUD.

Adapun penyebaran layanan PAUD yang berada di bawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu sebagai berikut ; Kecamatan Kota Atambua 15 PAUD, Atambua Selatan 16 PAUD, Atambua Barat 14 PAUD, Kakuluk Mesak 21 PAUD, Tasifeto Timur 34 PAUD, Lasiolat 9 PAUD, Raihat 13 PAUD, Lamaknen 17 PAUD, Lamaknen
Selatan 21 PAUD, Tasifeto Barat 27 PAUD, Nanaet Duabesi 8 PAUD dan Kecamatan Raimanuk 20 PAUD.

“Jika melihat dari jumlah layanan PAUD pada masing-masing Kecamatan, rata-rata Desa/Kelurahan memiliki 2 atau lebih lembaga PAUD. Namun masih ada Desa/Kelurahan yang hanya memiliki 1 (satu) lembaga PAUD bahkan mirisnya, ada Desa/Kelurahan yang sama sekali belum memiliki PAUD,” tandas Ny. Freni.

Bunda PAUD Kabupaten Belu ini menjelaskan bahwa sejak tahun 2015 sampai 2020, dari total 219 lembaga PAUD yang sudah terakreditasi sebanyak 53 PAUD atau 24,2 % dan yang belum diakreditasi sebanyak 166 PAUD atau 75,8 %.

Berkaca atas persentasi ini, jumlah PAUD yang terakreditasi di Kabupaten Belu masih belum mencapai 50 %. Tahun ini Kabupaten Belu mendapat kuota akreditasi 40 Lembaga PAUD, jumlah ini pun apabila terpenuhi maka belum juga mencapai setengah bagian PAUD terakreditasi dari total jumlah PAUD
yang ada di Kabupaten Belu.

“Ini menjadi tantangan bagi kita Semua yang terlibat dalam upaya peningkatkan Mutu Layanan PAUD. Tim Penggerak PKK Sebagai Mitra Pemerintah daerah melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Belu dan OPD terkait lainnya tentunya akan bersinergi untuk tugas mulia ini,” pinta Freni Yanuarika.

Ditambahkan, “Kami menyadari bahwa betapa pentingnya Pendidikan Anak Usia Dini ini, karena melalui kegiatan di PAUD dapat memberikan rangsangan atau stimulasi pendidikan yang sesuai dengan tahapan tumbuh kembang anak. Seluruh aktivitasnya dilakukan melalui pendekatan bermain sambil belajar. Selain itu anak diberi kesempatan utuk mengenal sekolah, dalam diri anakpun ditanamkan nilai-nilai kehidupan yakni kejujuran, kedisiplinan, kerja sama dan hal hal positif lainnya”.

Bunda PAUD kabupaten Belu ini mengatakan anak anak dibentuk sejak dini menjadi anak-anak Belu, anak Indonesia yang berkualitas dan berkarakter. Hal ini sejalan dengan Visi Misi Pemerintah Daerah pada periode Kepemimpinan saat ini.

Freni Yanuarika juga menuturkan bahwa “Kenal dan Sayang PAUD” merupakan tagline Bunda Paud Belu. PAUD harus menjadi perhatian bersama karena PAUD adalah Investasi untuk masa depan Sumber Daya Manusia Kabupaten Belu.

“Sebagai Bunda PAUD Kabupaten, Bunda PAUD Kecamatan dan Bunda PAUD Desa/Kelurahan sudah saatnya Kita turun langsung mengenal satu persatu PAUD yang ada diwilayah Kita. Mengidentifikasi setiap kebutuhan, persoalan dalam rangka pemenuhan 8 Standar Pelayanan PAUD. Karena itu kami ingin mengajak kita semua, Bunda PAUD, masyarakat, dunia usaha dan Pemerintah untuk Kenal dan Sayang PAUD yang ada di wilayah Kita,” ujarnya.

Diakhir sambutannya, Bunda PAUD kabupaten Belu ini mengajak untuk secara bersama bersinergi, berinovasi untuk memajukan Mutu Layanan PAUD.

“Mari Bekerja dengan Hati untuk anak-anak Usia Emas Belu agar terwujudlah Generasi Belu Yang Sehat, Berkarakter dan Mampu bersaing mengahapi Dunia di Era Digitalisasi ini. Mari kenal dan sayang PAUD,” tutupnya.

Sementara itu, PJ Sekda Belu, Frans Manafe, S.Pi dalam sambutannya mengatakan bahwa pengukuhan Bunda PAUD oleh ibu Bunda PAUD Provinsi NTT hari ini menjadi titik awal tantangan untuk bunda dan seluruh pengurus kabupaten Belu.

Karena itu pada kesempatan yang berbahagia ini, PJ Sekda Belu ini mengajak semua khususnya pihak pemerintah untuk membantu seluruh jajarannya dengan bagaimana segera melakukan pembenahan pada kepengurusan PAUD di kabupaten Belu.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Belu pada prinsipnya siap mendukung seluruh program dan kegiatan yang akan direncanakan dan akan dilaksanakan oleh Bunda PAUD,” Pungkasnya. (Ronny)

Popular Articles