SINGARAJA, The East Indonesia – Asosiasi Kabupaten Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (Askab PSSI) Kabupaten Buleleng, bersiap menggulirkan kompetisi. Hal itu diharapkan dapat menggairahkan iklim kompetisi sepakbola di Kabupaten Buleleng.
Demikian terungkap dalam acara Pelantikan Pengurus Askab PSSI Buleleng periode 2021-2025 yang dilaksanakan di Wantilan Praja Winangun, Kantor Bupati Buleleng, Sabtu (12/6/2021) pagi.
Dalam momen tersebut, Ketua Umum Asprov PSSI Bali Ketut Suardana, melantik 41 orang pengurus PSSI Buleleng. Proses pelantikan itu dilakukan dengan tetap mengedepankan penerapan protokol kesehatan.
Ketum Asprov PSSI Bali Ketut Suardana berharap pengurus PSSI Buleleng yang baru dilantik membawa prestasi yang lebih kedepannya. Pengurus juga diminta mengadopsi digitalisasi dalam kompetisi sepakbola. Baik itu dalam aturan kompetisi, maupun pengembangan kompetisi.
“Momentum ini jadi peluang dalam menghimpun informasi. Kita bisa belajar banyak dalam hal law of the game dan football development. Anak muda harus diberi kesempatan seluas-luasnya untuk hal ini,” katanya.
Sementara itu Ketum Askab PSSI Buleleng Gede Suyasa menyatakan segera memantapkan program kerja tahun 2021. Program itu sebelumnya telah disusun lewat Kongres Luar Biasa (KLB) yang telah dilaksanakan pada Februari lalu.
“Program kerja sudah ada. Tinggal memastikan waktu dan bentuk kompetisi. Kami prioritaskan agar kompetisi Liga 1, Liga 2, dan Liga 3 yang sempat vakum tahun lalu, bisa dilaksanakan kembali tahun ini,” katanya.
Rencananya dalam kompetisi tersebut akan dilangsungkan tanpa melibatkan penonton. Mekanisme kompetisi akan dibahas lebih lanjut bersama Satgas Penanganan Covid-19 dan aparat keamanan. Guna mencegah penyebaran covid-19.
Di sisi lain Ketua Umum KONI Buleleng Nyoman Artha Widnyana turut memberikan apresiasi atas dilantiknya pengurus Askab PSSI Buleleng Periode 2021-2025. Ia berharap pengurus baru dapat memberikan geliat yang makin intens pada cabang olahraga sepakbola. Baik itu sepakbola lapangan, futsal, sepakbola pantai, maupun sepakbola wanita.
“Kami terus mendorong cabang olahraga sepakbola bisa meraih prestasi. Apalagi PSSI juga telah diberikan dana untuk menggelar kompetisi. Apakah tahun ini PSSI bisa menggelar kompetisi, silahkan dibahas secara teknis di internal organisasi,” ungkapnya.(Wismaya)


