Poltrada Bali Buka Prodi Manajemen Logistik

22
PRODI BARU.Poltrada Bali Buka Prodi Manajemen Logistik. Foto : TIm

DENPASAR, The East Indonesia – Politeknik Transportasi Darat Bali (Poltrada Bali) akan membuka pendaftaran seleksi penerimaan calon Taruna Jalur Mandiri mulai tanggal 19 Juni 2021. Adapun program yang akan dibuka adalah Program Studi (Prodi) Diploma III Manajemen Logistik. Direktur Poltrada Bali Bambang Wijonarko mengatakan, pendaftaran calon Taruna Jalur Mandiri ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan SDM transportasi khususnya di bidang logistik pada sektor dunia usaha maupun industri di tanah air yang dianggap masih minim. Pembukaan Prodi baru ini dilakukan karena pasar logistik di Indonesia adalah pasar terbesar kedua di dunia.

Menurut Data dari ALFI (Asosiasi Logistik Forwarder Indonesia) menyebutkan potensi bisnis transportasi dan logistik sangat besar hingga mencapai US 267,79 miliar pada tahun 2016. “Industri logistik merupakan salah satu industri yang tetap stabil pada masa pandemic, bahkan cenderung meningkat. Oleh sebab itu ini merupakan peluang yang sangat bagus bagi para lulusan SMA/SMK/MA yang pingin berkarir di dunia industri ke depanya,” ujarnya di Denpasar, Senin (14/6/2021).

Baca juga :  Panglima Koarmada II Sambut Kedatangan KRI Makassar-590 Usai Laksanakan Misi Lattek Layar Pra Jalasesya 2020

Prodi Diploma III Manajemen Logistik merupakan satu-satunya program studi di bidang logistik pada Kementerian Perhubungan yang telah memiliki kerjasama Pengembangan SDM dengan Asosiasi Pengusaha Logistik (DPP ALFI) serta dukungan tenaga pengajar dari professional bidang logistik (ALFI Institute). Adapun beberapa profil lulusan DIII Manajemen Logistik yang diselenggarakan Poltrada Bali antara lain, pertama, Perencanaan Rute Keselamatan Jalur Logistik. Lulusan program studi diploma tiga manajemen logistic diharapkan mampu memahami, menjelaskan, dan menentukan tentang rute terbaik angkutan logistic yang paling efektif dan efisien, serta mampu memastikan keselamatan kendaraan pengangkut, barang yang diangkut, pengemudi angkutan logistic, serta lingkungan kerja sekitar.

Kedua, Penelaah Tarif Angkutan Barang dan Multimoda, dengan berbagai moda transportasi. Mampu menganalisa tarif batas atas dan batas bawah untuk angkutan barang. Ketiga, Pengelolaan Pergudangan, Mampu menangani pekerjaan dan permasalahan distribusi, transportasi, warehousing, cargo & shipping, inventory, purchasing/procurement, goods inspections, layanan Informasi logistik, layanan pelanggan, dan perdagangan internasional. Keempat, Pengawas angkutan logistik, mampu melaksanakan pengawasan angkutan logistic dengan efektif dan efisien. Melaksanakan pengelolaan armada serta pengecekan jadwal pengiriman. Memastikan para pekerja bidang angkutan, armada pengangkut serta barang yang diangkut dengan cara dan metode yang sesuai dengan aturan keselamatan yang sesuai dengan jenis barang yang diangkut.

Baca juga :  Tailor Made Training Plus, Program Kerja Sama Pendidikan Vokasi Indonesia-Belanda

Asisten Peneliti, Pusat Penelitian dan Pengembangan Manajemen Transportasi Multimoda. Penelaah Angkutan Multimoda dan Logistic Centre, Mampu memberikan masukan mengenai alternative pemilihan moda serta armada pengangkut dan alat pengangkat bidang logistic. Pekerja di Industri Logistik, Mampu bekerja di bagian ekspor impor, bidang pengadaan/purchasing, quality control, maupun pengelola marshalling yard.

Dengan dibukanya program studi ini menjadi harapan baru bagi masyarakat khususnya orang tua maupun anak muda yang menginginkan sekolah/kampus yang berkualitas dan memilki kompetensi yaitu Knowlage, Skill dan Attitude yang baik. Dan pada akhirnya setelah lulus pendidikan/ kuliah dapat langsung bekerja/ berkarier di dunia industri.

Poltrada Bali merupakan sekolah kedinasan yang berada dibawah naungan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang beralamat di JL. Cempaka Putih, Desa Samsam, Kerambitan,Tabanan – Bali (Kampus I) dan Jl. Batuyang 109x Batubulan, Sukawati, Gianyar – Bali (Kampus II).(Axelle Dhae).

Facebook Comments