SINGARAJA, The East Indonesia – Wakil Bupati Gede Supriatna membuka secara resmi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) XXXI Tingkat Kabupaten Buleleng yang ditandai dengan pemukulan Bedug di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Sabtu (2/5).
Musabaqah bertema Mengaktualisasikan Nilai-nilai Al Qur’an di Bumi Panji Sakti: Mengukuhkan Moderasi, Merajut Harmoni Bangsa diselenggarakan selama dua hari hingga 3 Mei 2026.
Ketua Panitia MTQ XXXI Letkol Inf Achmad Setiawan Syah menyampaikan sebanyak 198 peserta mengikuti lomba membaca Al Qur’an ini. Peserta ini merupakan hasil seleksi terbaik dari enam kafilah kecamatan dengan enam cabang yang dilombakan.
“Perlombaan membaca Al Qur’an bertujuan untuk memasyarakatkan serta menanamkan nilai-nilai Al Qur’an dalam kehidupan sehari-hari umat Muslim”,jelas Dandim 1609/Buleleng itu.
Wakil Bupati Gede Supriatna dalam sambutannya menyampaikan pelaksanaan MTQ memiliki peran yang sangat strategis. Al Qur’an mengajarkan tentang nilai-nilai kemanusiaan, toleransi, dan kasih sayang kepada sesama mahluk Tuhan.
“Mari menjadikan nilai-nilai Al Qur’an sebagai landasan untuk menjaga kerukunan antar umat beragama yang selama ini telah terjalin dengan sangat harmonis di Buleleng,”jelasnya.
Wabup Supriatna menambahkan ajang lomba yang dilaksanakan ini juga menjadi barometer untuk mengukur hasil dari pembelajaran Al Qur’an yang berlangsung di masyarakat serta implementasi nilai-nilai Al Qur’an dalam berbagai aktifitas kehidupan masyarakat sehari-hari.
“Saya berharap melalui merdunya Al Qur’an yang terlantun dari masing-masing peserta, semangat moderasi agama semakin membumi di Buleleng”, ungkapnya.
Turut hadir Ketua LPTQ Provinsi Bali, Ketua DPRD Buleleng Ketut Ngurah Arya, Kapolres Buleleng AKBP Ruzi Gusman, Ketua FKUB beserta anggota, Ketua LPTQ Kabupaten Buleleng, Camat, serta undangan lainnya.(Wis)

