Dukung Pemerintah, BIN Lakukan Vaksinasi Massal Bagi Pelajar di Batas Negara RI-RDTL

53
FOTO : Wakabinda NTT didampingi PLT Kadis Kesehatan Belu.(tim)

ATAMBUA, The East Indonesia – Dalam rangka mendukung laju percepatan program vaksinasi covid-19 baik secara nasional maupun di daerah, Badan Intelejen Negara Daerah (Binda) Provinsi NTT menggelar vaksinasi massal Kabupaten Belu wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL.

Kegiatan vaksinisasi covid-19 ini dilakukan dengan sasaran utamanya adalah para pelajar sehingga bisa dilakukan lagi pembelajaran tatap muka secara langsung.

Tak tanggung-tanggung untuk mempercepat laju program vaksinasi covid-19 ini, Binda NTT menyiapkan sebanyak 23.200 vaksin covid-19 dosis I maupun dosis II secara gratis dengan bekerjasama dengan Pemerintahan setempat.

Kabag Ops Binda NTT, Kolonel Arm. Anton Iranto Popang mengatakan pelaksanaan vaksin ini untuk mendukung program percepatan vaksinasi Covid-19 sehingga terciptanya kekebalan komunal di tengah masyarakat dalam mengatasi pandemi covid-19 dan khususnya bagi para pelajar sehingga bisa melakukan pembelajaran tatap muka secara langsung, Rabu (17/11/2021).

“Kegiatan ini untuk membantu pemerintah dalam hal melakukan vaksinasi. Kita prioritaskan kepada pelajar sehingga bisa mencapai target 70 sampai 80 persen dan para pelajar pun dapat melakukan pembelajaran tatap muka,” tuturnya.

Dijelaskan bahwa dari 23.200 vaksin yang disiapkan akan diprioritaskan bagi para pelajar. Namun tidak menutup kemungkinan juga akan diberikan kepada masyarakat umum yang belum divaksin.

Baca juga :  Bupati Sanjaya Apresiasi Rekomendasi DPRD atas LKPJ Bupati Tahun 2020  

Tidak hanya Kabupaten Belu, Binda NTT juga melakukan kegiatan vaksinisasi tersebut di Kabupaten Kupang dan akan dilaksanakan juga di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dan Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS).

“Untuk di Binda NTT kita akan diberikan 23.200 vaksin didalam bulan November dan Desember baik itu dosis I maupun dosis II. Kita rencanakan dibagi ke 4 Kabupaten dan tidak menutup kemungkinan akan dilakukan juga di Kabupaten-Kabupaten yang lain sampai mencapai targetnya. Sasarannya pelajar tetapi tidak menutup kemungkinan Masya umum juga melakukan vaksinasi,” pinta Anton Popang.

FOTO : Kegiatan Vaksinasi Massal Bagi Pelajar di Batas Negara RI-RDTL.(tim)

Jenis vaksin yang disiapkan adalah vaksin covid-19 Sinovac. Selain itu ada juga vaksin moderna ataupun vaksin pfizer.

Diterangkan oleh Kabag Ops Binda NTT bahwa untuk Kabupaten Belu sendiri, Binda NTT menyiapkan sekitar 4000 sampai 5000 vaksin.

Selain itu untuk Kabupaten TTU ditargetkan 3800 sampai 4000 vaksin dan kabupaten TTS sekitar 2500 sampai 3000 vaksin.

Baca juga :  Mensos Tri Rismaharini Kunjungi Pameran IKM Bali Bangkit

Pihaknya berharap kegiatan vaksinasi yang ditargetkan oleh Binda NTT sebanyak 23.200 vaksin dapat tercapai.

“Mudah-mudahan target yang diberikan di Kabupaten Belu ini bisa tercapai bahkan terlampau. Termasuk juga beberapa kabupaten yang kita rencanakan,” ujar Anton Popang.

Kabag Ops Binda NTT juga menyampaikan terima kasih kepada pihak Pemerintah Kabupaten Belu yang telah mendukung sehingga kegiatan vaksinasi ini bisa berjalan dengan baik.

“Terimakasih untuk Pemda Belu dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Belu dan Camat yang sudah sangat mendukung kegiatan vaksinasi massal yang dilakukan oleh BIN,” pungkasnya.

Sementara itu, PLT Kadis Kesehatan Belu, Siprianus Mali menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Badan Intelejen Negara Daerah Provinsi NTT yang sudah memberikan dukungan dalam kegiatan vaksinisasi covid-19 khususnya bagi para pelajar di Kabupaten Belu.

“Kita sangat berterimakasih atas kerjasama dengan BIN. Hari ini kita melakukan lagi vaksinasi bagi pelajar kita. Karena dilihat dari capaian kita masih dibawah standar persentase,” tuturnya.

Ditambahkan, “Kita membutuhkan semua pihak untuk bersama-sama dengan kita melakukan vaksinasi bagi masyarakat umum maupun para pelajar sehingga bisa mencapai standar persentase vaksinasi covid-19.”

Baca juga :  Bali Gandeng BNPB Latih Peningkatan Kapasitas Jitupasna

Dikatakan bahwa kegiatan vaksinasi kepada para pelajar ini sangatlah penting, mengingat proses belajar mengajar yang selalu ini dilakukan hanya secara online.

“Kita berharap dengan sasaran pelajar dapat mencapai target 70% untuk bisa melakukan tatap muka secara langsung di sekolah masing-masing,” imbuh Sipri Mali.

Karena itu, PLT Kadis Kesehatan Belu ini berharap dengan kegiatan vaksinisasi untuk para pelajar ini bisa menambah laju percepatan program vaksinasi covid-19 sehingga target vaksinasi dapat secepatnya tercapai.

Untuk diketahui, kegiatan vaksinisasi massal untuk pelajar di Kabupaten Belu ini ditargetkan berlangsung tiga hari mulai hari ini, Rabu 17 November hingga Jumat, 19 November 2021.

Pelaksanaan vaksinasi ini melibatkan tenaga kesehatan (Nakes) dari BINDA NTT, Dinas Kesehatan Belu dan Puskesmas serta Dinas Kependudukan Kabupaten Belu.

Kegiatan hari ini sendiri berlangsung di SMP Negeri 1 kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota Atambua dan SMP Negeri 2 Kelurahan Manuaman, Kecamatan Atambua Selatan.

Penulis – Rony|Editor – Christovao

Facebook Comments