Jaga Mata Air Tirta, Wabup Belu Pimpin Tanam Ribuan Anakan Pohon

27
FOTO : Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM bersama Wakil Ketua TP PKK Kabupaten belu, Rinawati BR Perangin Angin, SE, MM memimpin Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat melakukan penghijauan di sekitaran We Matan Tirta, Motabuik Kelurahan Fatukbot, Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu, Jumat pagi (26/11/2021).(tim)

ATAMBUA, The East Indonesia – Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM bersama Wakil Ketua TP PKK Kabupaten belu, Rinawati BR Perangin Angin, SE, MM memimpin Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat melakukan penghijauan di sekitaran We Matan Tirta, Motabuik Kelurahan Fatukbot, Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu, Jumat pagi (26/11/2021).

Dalam penghijauan terus, dilakukan penanaman 2.000 anakan trambesi, lamtoro, bayam dan jambu.

Kegiatan ini merupakan kegiatan dari Forum Masyarakat Peduli Sungai (Formakes) Talau bekerjasama dengan Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara l Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Pantauan, setelah dilaksanakan acara pembukaan setiap orang yang hadir mengambil minimal 10 anakan untuk ditanam di sekitaran mata air We Matan Tirta.

Kegiatan penanaman dilakukan oleh berbagai elemen masyarakat dari ASN, TNI, Polri, Kadin Belu, BUMN, BUMD dan masyarakat setempat.

Baca juga :  Dankodiklat Resmikan Sumur Submersible Pusdikkowad Untuk Warga Desa Gudangkahuripan Lembang

Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM sebelum melakukan penanaman menyampaikan, aksi tanam pohon ini merupakan kepedulian kita semua untuk menjaga sumber air We Matan Tirta di Daerah Aliran Sungai (DAS) Talau.

Kepada setiap OPD, Wabup menegaskan agar setelah menanam, bertanggungjawab dan memperhatikan karena ini merupakan warisan kepada anak cucu semuanya.

“Camat, Lurah serta masyarakat agar membantu menjaganya. Kalau ada yang mati segera diganti dengan yang baru karena kebiasaannya setelah tanam langsung selamat tinggal,” tandas Alo Haleserens.

FOTO : Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM bersama Wakil Ketua TP PKK Kabupaten belu, Rinawati BR Perangin Angin, SE, MM memimpin Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat melakukan penghijauan di sekitaran We Matan Tirta, Motabuik Kelurahan Fatukbot, Kecamatan Atambua Selatan, Kabupaten Belu, Jumat pagi (26/11/2021).(tim)

Wabup Belu juga menyampaikan terimakasih kepada Forum Masyarakat Peduli Sungai (Formakes) Talau bekerjasama dengan BWS Nusa Tenggara ll Provinsi NTT untuk menanam ribuan anakan dari berbagai jenis disekitar bantaran sungai sebagai sumber mata air We Matan Tirta.

Disampaikan juga, aksi tanam pohon ini memberikan motivasi kepada masyarakat kalau sumber mata air itu tidak ada pohon maka akan menyebabkan kekeringan.

Baca juga :  Cegah Peredaran Dan Penggunaan Narkoba Kodim Klungkung Gelar Tes Urine

“Kalau debit air berkurang, manusia sebagai konsumen air akan menderita. Karena itu kita sadar betul dari waktu ke waktu kita bersama-sama menanam dengan berbagai jenis tanaman yang bisa menarik air,” ujar Alo Haleserens.

Ditambahkan,”Ini pekerjaan kita bersama baik pemerintah, ASN, lembaga-lembaga lain, TNI-POLRI. Kita semua berpartisipasi untuk mengambil bagian dalam pekerjaan ini.”

Ketua Forum Masyarakat Peduli Sungai (Formakes) Talau, Romo Patris Sixtus Bere, Pr melaporkan Aksi Tanam Pohon ini merupakan agenda kerja Formakes yang bertepatan juga dengan Hari Bakti PU yang ke -76 yang jatuh pada tanggal 3 Desember mendatang.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari penatagunaan Sumber Daya Air Satuan Kerja Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara lI Provinsi Nusa Tenggara Timur,” ucapnya.

Baca juga :  Waspadai Covid-19, AAL Terima Bantuan Alat Pelindung Diri Untuk Tim Medis

Romo Sixtus Bere juga melaporkan bahwa maksud dari aksi ini adalah untuk melestarikan dan menjaga sumber-sumber air di DAS Talau dan bertujuan sebagai upaya navigasi dampak perubahan iklim global, deklarasi dan deforestasi hutan dan lahan serta upaya konservasi sumber daya air, mengembalikan keseimbangan siklus hidrologi pada Daerah Aliran Sungai.

Dijelaskan pula peran masyarakat dalam konservasi sumber daya air, memulihkan kondisi daerah tangkapan air sekaligus membangun kesadaran masyarakat untuk lebih aktif menjaga dan mencintai lingkungan, meningkatkan kepedulian warga masyarakat dalam pelestarian alam yang berkelanjutan dan berwawasan lingkungan serta mendorong masyarakat untuk menjaga, melestarikan dan mengembangkan kearifan lokal dan berperan aktif pada kepedulian terhadap lingkungan khususnya di kawasan sungai Talau dan Kabupaten Belu pada umumnya.

Penulis – Rony|Editor – Christovao

Facebook Comments