Dukung Program AT-AHS, Pemerintah Desa Makir Beri Bantuan Bagi Penyandang Disabilitas

39
Kepala Desa Makir, Bonifasius Hale Mau (tengah berbaju putih) saat menyerahkan bantuan disabilitas bagi warga desanya. Foto : Ist

ATAMBUA, The East Indonesia – Pemerintah Kabupaten Belu dibawah kepemimpinan Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH., FINASIM dan Wakil Bupati Belu, Drs. Aloysius Haleserens, MM menjalankan visi menjadikan masyarakat Belu yang sehat, berkarakter dan kompetitif.

Dalam visi menjadikan masyarakat Belu yang sehat, Bupati dan Wakil Bupati Belu yang dikenal dengan tagline SEHATI ini memperlihatkan khusus kepada kaum disabilitas di Kabupaten Belu.

Banyak hal sudah diperhatikan oleh Bupati Belu, dokter Agus Taolin dan Wakil Bupati Belu, Alo Haleserens kepada para penyandang disabilitas.

Mendukung akan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Belu, pemerintah Desa Makir di Kecamatan Lamaknen memberikan bantuan alat bantu untuk para penyandang disabilitas.

Tak tanggung-tanggung, Pemdes Makir dibawah kepemimpinan, Bonifasius Hale Mau menganggarkan Dana Desa TA 2022 sebesar puluhan juta rupiah untuk mengadakan alat bantu tersebut bagi kaum disabilitas di Desanya.

Baca juga :  Ini penampakan AAL Setelah Berapa Bulan Jalankan Program Ketahanan Pangan

Bantuan yang diberikan oleh pemerintah Desa Makir ini diantaranya 4 unit kursi roda, 4 unit tongkat penyandang cacat dan 1 paket tempat tidur yang telah dilengkapi dengan perlengkapan lainnya.

Pemberian bantuan ini diserahkan langsung di Aula Desa Makir, Kecamatan Lamaknen, Sabtu (25/06/2022).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala Desa Makir, Bonifasius Hale Mau kepada Arnoldus Bere, Virgilia Arsi Lika, Alldevaro Bere, Wilfridus Luan dan Maria Yunita Koli.

Kepala Desa Makir, Bonifasius Hale Mau menyampaikan bahwa pemberian bantuan ini merupakan kepedulian dari Pemerintah Desa kepada masyarakat penyandang Disabilitas di Desa Makir.

Menurutnya kaum disabilitas merupakan orang-orang yang terkadang dilupakan. Namun dibawahnya kepemimpinannya, Boni Hale akan terus memberikan ruang khusus dalam penganggaran Dana Desa sehingga para penyandang Disabilitas juga bisa turut merasakan anggaran Negara yang dipercayakan di Desa Makir.

“Walaupun tahun ini juga Dana Desa masih difokuskan untuk penanganan Covid-19, tetapi kami berusaha untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat seperti hal ini. Ini merupakan bentuk perhatian kami Pemerintah Desa kepada masyarakat penyandang disabilitas. Kita beri perhatian bagi seluruh masyarakat termasuk bagi kaum disabilitas karena mereka juga memiliki hak yang sama,” ujar pria yang akrab disapa Boni Hale.

Baca juga :  KRI Sultan Hasanuddin-366, Gelar Upacara Peringatan HUT ke-75 TNI AL di Laut Mediterania

Lanjutnya, “Bantuan ini kita berikan kepada Arnoldus Bere, Virgilia Arsi Lika, Alldevaro Bere, Wilfridus Luan yang mana masing-masing mendapatkan 1 kursi roda dan 1 tongkat pembantu. Sementara untuk Maria Yunita Koli yang hanya bisa beraktivitas di tempat tidur, kita berikan 1 paket tempat tidur yang sudah dilengkapi dengan perlengkapan lainnya.”

Pemberian bantuan ini, Kades Makir mengharapkan agar para penyandang Disabilitas dapat terbantukan.

“Saya sebagai Kepala Desa Makir berharap agar saudara-saudari saya yang adalah penyandang disabilitas bisa terbantu untuk beraktivitas kesehariannya,” pinta Boni Hale.

Kades Makir juga sangat mengharapkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten Belu melalui Dinas Sosial untuk bisa memberikan bantuan bagi 4 orang penyadang disabilitas di Desa Makir yang belum sempat mendapatkan bantuan tersebut.

Baca juga :  Ny Putri Koster Ajak Ibu-Ibu Hamil untuk Menjaga Pola Makan Sehat dan Bergizi

“Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak Pemerintah Kabupaten, Dinas Sosial agar bisa memberikan bantuan bagi penyandang Disabilitas di Desa kami yang belum bisa mendapatkan bantuan tersebut,” tandasnya.

Akan tetapi, apabila pihak Pemerintah Kabupaten belum dapat memberikan bantuan tersebut maka Kades Boni Hale berjanji pihak Pemerintah Desa akan kembali menganggarkan Dana Desa TA 2023 untuk mengadakan alat bantu bagi penyandang Disabilitas yang belum mendapatkannya.

“Tahun depan pasti kita akan menganggarkan lagi lewat Dana Desa untuk para kaum Disabilitas,” pungkasnya. (Ronny)

Facebook Comments

About Post Author