Kapolda NTT Tegaskan Tetap Proses Oknum Brimob Atambua Tino Wellu Yang Tikam Warga Sipil

19
Kapolda NTT, Inspektur Jenderal Setyo Budiyanto didampingi Kapolres Belu, AKBP Yoseph Krisbiyanto. Foto : Ist

KUPANG, The East Indonesia – Kapolda NTT, Inspektur Jenderal Setyo Budiyanto menegaskan akan tetap melakukan proses oknum Brimob Sub Den 2 A Pelopor Atambua, Irenius Valentino Wellu alias Tino Wellu (26) yang dilaporkan karena menikam seorang warga sipil atas nama Frederikus Yosep Siku (24) di tempat pesta pernikahan, Sabtu (30/07/2022).

Hal ini diungkapkan Kapolda NTT, Inspektur Jenderal Setyo Budiyanto saat dikonfirmasi awak media, Minggu (31/07/2022).

Dilansir KOMPAS.com, Kepala Kepolisian Daerah NTT, Inspektur Jenderal Setyo Budiyanto, mengaku sudah mendapat laporan kasus penganiayaan itu.

“Kasus itu sudah dilaporkan kemarin dan sedang ditangani oleh Polres Belu,” kata Setyo.

Setyo pun dengan tegas, akan menindak anggotanya yang terlibat kasus pelanggaran hukum.

Pihaknya akan memproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

“Untuk anggota kita jika ada laporan tetap diproses,” kata Setyo.

Baca juga :  Pelaku Pembunuhan Janda Cantik di Denpasar Ditangkap

Selain diproses hukum, Polda NTT juga akan menerapkan sanksi disiplin bagi anggota yang terbukti bersalah.

Untuk diketahui, sebelumnya diberitakan Theeast.co.id, oknum Brimob Sub Den 2 A Pelopor Atambua, Tino Wellu dengan kejam menikam seorang warga sipil, Frederikus Yosep Siku di Halifehan, Kelurahan Tenukiik, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL, Sabtu pagi (30/07/2022) sekitar pukul 03:30.

Tidak hanya menikam warga sipil, oknum Brimob Atambua ini memukul warga lainnya yang ingin melerainya serta merusak dan menikam ban motor dan mobil milik warga sekitar.

Kejadian tersebut terjadi saat acara pesta pernikahan di Halifehan yang berlangsung pada Jumat malam, (29/07/2022).

Berdasarkan informasi yang didapat, oknum anggota Brimob Sub Den 2 A Pelopor Atambua, Tino Welu terpengaruh minuman beralkohol.

Baca juga :  Ternyata Ratusan Kapal Ikan di Benoa Tak berizin

Saat itu, diduga ada kekacauan di luar tenda persisnya di jalan raya. Mendengar itu, korban yang akrab disapa Edi ini hendak keluar dan mengecek kejadian diluar.

Naasnya, saat keluar di jalan raya, oknum Brimob Sub Den 2 A Pelopor Atambua, Tino Welu langsung menuju si korban Edi dan langsung menikam di bagian wajah menggunakan pisau “roti kalung”.

Tidak puas, oknum Brimob ini menikam lagi korban Edi di bagian punggung kiri dan kanan.

Lebih sadisnya, saat hendak melarikan diri, pelaku Tino Welu menikam lagi di bagian belakang korban.

Saat korban sudah melarikan diri, oknum Brimob Sub Den 2 A Pelopor Atambua, Tino Welu justru merusak motor dan mobil yang parkir disekitarnya menggunakan pisau roti kalung miliknya.

Korban Edi pun langsung dibawa ke RSUD Mgr Gabriel Manek SVD Atambua untuk segera mendapatkan pertolongan.

Baca juga :  Pengadilan Agama Ruteng Jalin Kerjasama Dengan LBH Surya NTT

“Tino (oknum anggota Brimob) sangat brutal. Dia tikam Edy (korban) sampai 4 lubang. Tidak puas dia menikam ban mobil dan motor hingga rusak berat,” ungkap salah satu warga yang tak mau disebutkan namanya saat menyaksikan kejadian tersebut.

Menurut warga oknum anggota Brimob Kompi 2 Batalyon A Pelopor Belu tersebut sudah berulangkali melakukan penganiayaan tersebut terhadap masyarakat.

“Ini sudah beberapa kali dia (Tino Wellu) berulah, ini sangat meresahkan kami masyarat karena kami sebagai warga tidak berani dekat saat dia berulah apalagi memegang senjata tajam, jadi dengan leluasa dirinya menikam warga sipil,” pungkas warga dengan kesal. (Ronny)

Facebook Comments

About Post Author