Tuesday, April 21, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Setelah Unit Endoskopi, Kini RSUD Atambua Buka Poli Jantung

Kabar gembiranya,  Masyarakat Belu Boleh Menikmatinya Dengan Program AT-AHS Berobat Gratis

ATAMBUA, The East Indonesia – Pemerintah Daerah Kabupaten Belu dibawah kepemimpinan Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin (AT), SpPD-KGEH., FINASIM dan Wakil Bupati Belu, Dr. Drs. Aloysius Haleserens (AHS) kembali membuat terobosan baru di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mgr Gabriel Manek SVD Atambua.

Pada bulan Juni 2022, Bupati dan Wakil Bupati Belu yang dikenal dengan tagline SEHATI tersebut melakukan grand opening pusat endoskopi saluran cerna di RSUD Mgr Gabriel Manek SVD Atambua, Kabupaten Belu, wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL.

Sesuai janjinya untuk terus meningkatkan pelayanan kesehatan, kini Bupati Belu, Agus Taolin dan Wakil Bupati Belu, Alo Haleserens mengadakan Poli Jantung di RSUD Mgr Gabriel Manek SVD Atambua.

Kadis Kesehatan Belu yang juga menjabat sebagai PLT Direktur RSUD Mgr Gabriel Manek SVD Atambua, drg. Maria Ansilla F. Eka Mutty saat diwawancarai awak media The East Indonesia mengatakan per hari ini, Senin (03/10/2022), RSUD Mgr Gabriel Manek SVD Atambua telah resmi memiliki Poli Jantung dan siap memberikan pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkannya.

Poli jantung ini ternyata sudah melewati tahap kredensial oleh pihak BPJS Kesehatan yang mana kredensial itu adalah suatu proses yang digunakan untuk melakukan verifikasi terhadap kualifikasi, pengalaman, profesionalisme yang berhubungan dengan kompetensi, performance, dan profesionalisme tenaga Kesehatan dalam suatu profesi dalam menunjang pelayanan Kesehatan yang berkualitas.

“Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati selalu memberikan dorongan untuk tingkatkan pelayanan kesehatan di RSUD Atambua. Karena itu kita terus berupaya lebih baik dari hari ke hari. Dan mulai hari ini, setelah BPJS kredensial dengan segala persyaratannya, kita secara resmi ada pembukaan poli baru, poli jantung,” ujar Ansilla Mutty.

Dijelaskan bahwa untuk poli jantung, RSUD Mgr Gabriel Manek SVD Atambua memiliki 1 (satu) dokter spesialis jantung, dr. Charles Saputra, SpJP FIHA dan itu sudah sangat cukup untuk pelayanan di Poli Jantung.

“Di NTT ada 6 dokter spesialis jantung, salah satunya yang saat ini ada di RSUD Mgr Gabriel Manek SVD Atambua. Empat dokter di Kupang, satu di Sumba. Memiliki 1 dokter spesialis jantun itu cukup untuk pelayanan di Poli jantung,” ujar dokter Ansilla.

PLT Direktur RSUD Mgr Gabriel Manek SVD Atambua ini menyampaikan bahwa Poli Jantung saat ini melayani sampai pemeriksaan ekokardiografi atau USG jantung sebuah cara atau metode pemeriksaan kondisi (kesehatan) jantung menggunakan gelombang suara berfrekuensi tinggi (ultrasonic) untuk menangkap gambaran struktur organ jantung.

“Jadi kita melayani sampai pemeriksaan ekokardiografi. Nanti tahun depan kita sudah bisa ada Pemeriksaan treadmill,” pintanya.

Kadis Kesehatan ini pun menegaskan bahwa untuk masyarakat yang ber-NIK kabupaten Belu dapat mendapatkan pelayanan secara gratis dengan program berobat gratis menggunakan KTP Belu yang digebyarkan oleh Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin (AT), SpPD-KGEH., FINASIM dan Wakil Bupati Belu, Dr. Drs. Aloysius Haleserens (AHS).

“Bagi masyarakat yang ber-KTP atau ber-NIK kabupaten Belu bisa menikmati pelayanan di poli jantung secara gratis. Masyarakat Belu jangan percaya orang yang sengaja menghasut bahwa pelayanan ini tidak bisa gratis menggunakan KTP ataupun NIK Belu,” tegasnya.

Selain masyarakat Belu, masyarakat yang juga memiliki BPJS dapat mendapatkan pelayanan di Poli jantung secara gratis. Sementara pasien umum, tentu akan menyesuaikan dengan tarifnya.

“Yang kontrol silahkan membawa rujukan baik dari dokter keluarga maupun puskesmas sebagai Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama. Kalau yang gawat langsung UGD,” imbuh dr. Ansilla Mutty. ***

Penulis – Ronny

Popular Articles