Berstatus OTK, Buser Polres Belu Secara Cepat Tangkap Pelaku Jambret Di Simpang Tiga Kota Atambua

106
Pelaku Jambret di Simpang Tiga Kota Atambua ditangkap Buser Polres Belu

ATAMBUA, The East Indonesia – Kepolisian Resort Belu melalui Satreskrim secara cepat dan tanggap berhasil menangkap pelaku jambret yang terjadi pada hari Jumat, tanggal 13 Januari 2023 sekitar pukul 20:00 WITA di jalan umum depan simpang tiga toko Samara, Kelurahan Kota Atambua, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL.

Nasib naas ini menimpa seorang ibu dan anaknya atas nama Gregoria Ica Dasi Mau (17) akrab disapa Ica dan Selvia Mau (37) akrab dipanggil Selvi yang hendak pulang ke rumah yang berada di Weaituan, Kelurahan Manuaman, Kecamatan Atambua Selatan.

Walaupun pelaku tersebut berstatus Orang Tak Dikenal (OTK), tidak memberikan kesusahan untuk Satreskrim Polres Belu melalui Buser-nya untuk menangkap P
pelaku jambret itu.

Hanya beberapa jam setelah kejadian, Buser Polres Belu dipimpin Kanit Buser Sat Reskrim Belu, Bripka Eli Martins Dias beserta 3 anggota Buser lainnya, Bripka Naris Nuwa, Brigpol Kiki Mali dan Brigpol Natan Rewu berhasil mengungkap dan menangkap pelaku jambret itu.

Atas kerja keras personil Polres Belu, terungkap pelaku atas nama Melkiades Tonbesi (27) alias Melki.

Baca juga :  Presiden Telah Membatalkan Remisi Pembunuh Wartawan

Kapolres Belu, AKBP Yoseph Krisbiyanto, SIK melalui Kasat Reskrim-nya, AKP Djafar Awad Alkatiri, SH saat dikonfirmasi awak media ini, Sabtu (14/01/2023) membenarkan hal tersebut dan menjelaskan bahwa pelaku Melki setelah dicari ke beberapa alamat, akhirnya tim Buser Polres Belu berhasil mendapatkannya di kediamannya yang berada di Kuneru, Kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu pada jam 01:30 dini hari, Sabtu (14/01/2023).

“Pelaku Melkias Tonbesi alias Melki, berhasil anggota Buser kita menangkap di rumahnya yang berada di Kuneru, Kelurahan Manumutin, Kecamatan Kota Atambua,” tandasnya.

Lanjutnya, “Penangkapan ini dilakukan di rumahnya sekitar pukul setengah dua dini hari.”

Kasat Reskrim Polres Belu pun menyampaikan saat ini pelaku diamankan di Polres Belu untuk penyelidikan lebih lanjut.

Untuk diketahui, sebelumnya diberitakan, Dua orang wanita atas nama Gregoria Ica Dasi Mau (17) akrab disapa Ica dan Selvia Mau (37) akrab dipanggil Selvi dijambret handphone secara paksa oleh Orang Tak Dikenal (OTK) seorang lelaki muda di area jalan umum Perkotaan Atambua.

Kejadian ini terjadi pada hari Jumat, tanggal 13 Januari 2023 sekitar pukul 20:00 waktu setempat tepatnya di jalan umum depan simpang tiga toko Samara, Kelurahan Kota Atambua, Kecamatan Kota Atambua, Kabupaten Belu wilayah Perbatasan Negara RI-RDTL.

Baca juga :  Penanganan Kasus Maek Bako Oleh Polres Belu Masih "Berjalan Ditempat"

Kejadian tersebut kemudian dilaporkan salah satu korban jambret, Selvia Mau ke Kepolisian Resort Belu dengan Nomor Laporan Polisi : LP/B/13/I/2023/SPKT/Polres Belu/Polda NTT.

Dalam Laporan Polisi tersebut dilaporkan telah terjadi tindakan pencurian dengan kekerasan dengan cara merampas sebuah telepon genggam milik korban yang saat ini sedang berboncengan menggunakan sepeda motor hingga kedua korban terjatuh dari sepeda motornya.

Diketahui, saat itu Selvi yang pada saat itu dibonceng oleh Ica selaku anaknya bergerak dari arah pasar Senggol Atambua dengan menggunakan 1 unit sepeda motor Honda Beat warna Hitam hendak pulang ke rumah yang berada di Weaituan, Kelurahan Manuaman, Kecamatan Atambua Selatan.

Ketika melintas sampai di jalan umum depan simpang tiga toko Samara, Selvi mendapatkan telepon sehingga Selvi mengambil HP-nya yang disimpan dalam tas.

Pada saat hendak menerima panggilan, muncullah seorang OTK yang juga mengendarai Sepeda Motor langsung mendekati kendaraan Korban dari sebelah kiri dan kemudian langsung merampas 1 (satu) buah telepon genggam dari tangan Selfi.

Baca juga :  Dua Tewas Saat Densus 88 Amankan Terduga Teroris Jatim

OTK ini juga berusaha menarik tas kecil yang digunakan oleh Selfi namun ditahan dengan keras sehingga Sepeda Motor yang dikendarai oleh Terlapor (OTK) hilang keseimbangan dan mengkibatkan pelaku dan Kedua Korban jatuh dari Sepeda Motor.

Pelaku jambret ini lalu langsung melarikan diri dengan membawa telepon genggam milik Selfi ke arah Fatubenao.

Selvi pun mengalami luka di bagian lutut kiri, pergelangan kaki kiri dan luka di telapak tangan kiri serta kehilangan Handphone miliknya.

Sementara Ica selaku anak dari Selvi mengalami luka yang agak serius sehingga ditangani lebih lanjut ke Rumah Sakit setempat sehingga tidak mengejar pelaku itu.

Saat itu Selvi dan Ica hanya mampu mengungkapkan ciri-ciri pelaku yaitu laki-laki, kurus, terdapat kumis tipis, menggunakan switer dengan tutup kepala warna putih, menggunakan celana pendek, dengan mengendarai 1 unit sepeda motor merk Honda Revo warna Hitam.

Atas laporan tersebut, Polres Belu pun langsung bertindak cepat dan memburu pelaku jambret yang belum dikenal.*** (Ronny)

Facebook Comments

About Post Author