Raih Berbagai Penghargaan, Awal 2023 Pemkab Belu Dibawah Kepemimpinan AT-AHS Dianugerahi Insentif Fiskal. Ini Besaran Dana dan Peruntukannya!

90
Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH.,FINASIM (kiri) dan Wakil Bupati Belu, Dr. Drs. Aloysius Haleserens, MM (kanan). Foto : Ist

ATAMBUA, The East Indonesia – Pemerintah Daerah Kabupaten Belu dibawah kepemimpinan Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH.,FINASIM dan Wakil Bupati Belu, Dr. Drs. Aloysius Haleserens, MM pada tahun 2022 lalu berhasil meraih berbagai penghargaan baik dari Pemerintah Pusat, Provinsi maupun lembaga swasta.

Atas beberapa capaian kinerja hingga memperoleh penghargaan tersebut, Pemerintah Daerah Kabupaten Belu dianugerahi insentif fiskal pada Tahun Anggaran 2023.

Untuk diketahui, sesuai ketentuan Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia nomor 208/PMK.07/2022, insentif fiskal itu merupakan dana bersumber dari APBN yang diberikan kepada daerah berdasarkan kriteria tertentu berupa perbaikan dan/ atau pencapaian kinerja pada beberapa bidang antara lain tata kelola keuangan daerah, pelayanan umum pemerintahan, dan pelayanan dasar yang mendukung kebijakan strategis nasional dan/atau pelaksanaan kebijakan fiskal nasional.

Sekertaris Daerah Kabupaten Belu, Johanes Andes Prihatin, SE.,MSi saat dikonfirmasi awak media The East Indonesia, Jumat (20/01/2023) membenarkan hal tersebut dan menyampaikan bahwa insentif fiskal ini diberikan sebagai penghargaan terhadap kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Belu tahun sebelumnya, 2022 lalu.

Dijelaskan bahwa ada beberapa kategori sehingga pemerintah pusat memberikan penghargaan kepada Daerah termasuk didalamnya Kabupaten Belu diantaranya; kategori stunting dan imunisasi, kategori sanitasi dan air minum, dan kategori penghargaan atas sinergi kebijakan Pemerintah Daerah dengan Pemerintah Pusat yang terdiri atas variabel inovasi Daerah, inovasi pelayanan publik, penghargaan pembangunan Daerah, pengendalian inflasi Daerah, pelayanan terpadu satu pintu dan percepatan pelaksanaan berusaha, pengelolaan lingkungan hidup dan kehutanan, serta indeks pencegahan korupsi.

Baca juga :  Pemprov Bali Sediakan Total Hadiah 1,7M untuk Lomba Ogoh-Ogoh

“Sebagaimana kita ketahui bersama diakhir tahun 2022 lalu, Pak Bupati dokter Agustinus Taolin dan Pak Wakil Bupati Alo Haleserens secara bergantian hadir di Jakarta untuk menerima beberapa penghargaan tersebut,” ujar pria yang akrab disapa Jap Prihatin.

Lanjutnya, “Atas penghargaan-penghargaan berdasarkan kinerja Pemerintah Daerah Kabupaten Belu itu akhirnya oleh Pemerintah Pusat diberikan penghargaan dalam bentuk Dana Insentif Fiskal.”

Sekda Belu pun menerangkan bahwa berdasarkan petunjuk, Dana Insentif Fiskal ini akan dipergunakan untuk percepatan pemulihan ekonomi di Daerah meliputi infrastruktur, perlindungan sosial, dukungan dunia usaha terutama usaha mikro kecil dan menengah dan/atau penciptaan lapangan kerja.

Akan tetapi untuk daerah tertinggal seperti Kabupaten Belu, Jap Prihatin mengatakan bahwa Insentif Fiskal akan digunakan untuk pembangunan dan peningkatan infrastruktur dalam upaya percepatan pemulihan ekonomi.

Baca juga :  Upayakan Perbekel dan Perangkat Desa Terima Gaji Bulan Januari

“Jadi untuk Pemerintah kabupaten Belu sendiri nanti kita rencanakan untuk lebih banyak digunakan untuk infrastruktur dimana akan berkesinambungan dengan program kegiatan Daerah dan Nasional bagi masyarakat di Kabupaten Belu,” ujarnya.

Sekda Belu, Jap Prihatin juga menguraikan bahwa Dana Insentif Fiskal yang akan diterima oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Belu adalah sebesar Rp. 21.126.761.000.

“Insentif Fiskal yang akan diterima oleh Pemerintah Daerah kabupaten Belu sebesar dua puluh satu miliar seratus dua puluh enam juta tujuh ratus enam puluh satu ribu rupiah,” pungkasnya.

Sekda Belu pun mengatakan bahwa pihaknya akan segera melakukan rapat bersama TAPD untuk merumuskan indikator-indikatornya dalam membiayai program-program prioritas di Daerah maupun Nasional.

Untuk diketahui juga bahwa berikut ini sejumlah catatan penghargaan Pemerintah Pusat sebagai pencapaian keberhasilan Pemerintah Kabupaten Belu di bawah Kepemimpinan Bupati dr. Agustinus Taolin, SpPD-KGEH.,FINASIM dan Wakil Bupati Belu, Dr. Drs. Aloysius Haleserens, MM (AT-AHS) Tahun 2022 :

1. Penghargaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Award Tahun 2022 dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang Republik Indonesia, pada Selasa 8 November 2022.

2. Penghargaan STBM Award Tahun 2022 sebagai Salah Satu Kabupaten Terbaik STBM di Indonesia dari Kementerian Kesehatan RI, pada Rabu 23 November 2022.

Baca juga :  Dapat WTP Berturut-Turut, Ternyata Pemkab Belu Cuman Sekali Terima DID Dari Pempus. Ini Nilainya!

3. Komitmen Pemenuhan 7 (Tujuh) Dokter Penghargaan Spesialis di RSUD Mgr. Gabriel Manek, SVD Atambua dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, pada Senin 28 November 2022.

4. Piagam Penghargaan Atas Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Tahun 2021 dari Kementerian Keuangan Republik Indonesia, pada Jumat 4 Desember 2022.

5. Penghargaan Pengobatan Gratis Pos Kupang Award Tahun 2022 sebagai Apresiasi kerja Keras keras dan kerja cerdas kepada Kepala Daerah se–NTT dari Harian Umum Pos Kupang, pada Sabtu 5 Desember 2022.

6. Penghargaan Peringkat I Unit Penyelenggaraan Pelayanan Publik Lingkup DPM-PTSP Kabupaten/Kota Wilayah Timur tahun 2022 dari Kementerian Aparatur Pendayaagunaan Aparatur Negera dan Reformasi Birokrasi (Kemanpan RB) RI pada Selasa 6 Desember 2022.

7. Penghargaan atas inovasi Cakupan Kesehatan Semesta Belu (Cakes Belu) sebagai Top 10 rintisan terbaik kompetisi inovasi pelayanan publik Provinsi Nusa Tenggara Timur tahun 2022 dari Pemerintah Provinsi NTT pada Selasa 20 Desember 2022. (Ronny)

Facebook Comments

About Post Author