Monday, February 2, 2026

Top 5 This Week

Related Posts

Siapa Yang Akan Jadi Teko Daerah Belu 2024? Simak Penjelasan Lengkap Bupati Belu !

ATAMBUA, The East Indonesia – Tenaga Kontrak Daerah (tekoda) lingkup Pemerintah Daerah Kabupaten Belu segera akan bekerja pada Tahun Anggaran 2024.

Akan tetapi jumlah tekoda Belu pada Tahun Anggaran 2024 akan menjadi berkurang dengan beberapa kebijakannya.

Lantas, siapa-siapa yang akan menjadi tenaga kontrak Daerah Kabupaten Belu pada Tahun Anggaran 2024?

Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin SpPD-KGEH, FINASIM dalam kesempatan wawancara dengan media The East Indonesia disela-sela kunjungan kerjanya ke Kecamatan, pada Jumat 12 Januari 2024, menyatakan bahwa tenaga kontrak daerah Belu akan kembali diangkat dan mulai bekerja lagi.

“Sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan Menpan RB harusnya November 2023 kemarin sudah tidak ada tenaga kontrak lagi. Tetapi ada perubahan untuk boleh mengangkat kembali tenaga kontrak, dengan tidak menambah tenaga kontrak yang baru,” pungkasnya.

Dokter Agustinus Taolin menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Belu telah menurunkan jumlah tenaga kontrak daerah dari 1.700-an dengan biaya per tahun sekitar 40-an Miliar secara bertahap.

Sehingga sampai tahun 2024 ini tinggal 700 orang dan ingin diturunkan ke 500 tekoda. Itu pun dibatasi pada tenaga-tenaga yang sangat diperlukan diantaranya tenaga pendidik, tenaga kesehatan, tenaga operator alat berat yang apabila mereka tidak masuk akan menggangu pelayanan umum di masyarakat.

“Itulah tenaga-tenaga yang akan kita lakukan kontrak lagi, berbatas waktu dan berbatas biaya sesuai dengan anggaran yang tersedia dan anggaran itu disetujui dalam APBD bersama Pemerintah dan DPRD. Jumlah 700 itu kita sudah kurangi yang telah lulus ASN dan PPPK,” tandas Bupati Agustinus Taolin.

Disebutkan bahwa anggaran tekoda Belu yang disediakan pada Tahun Anggaran 2024 adalah untuk 500 orang sehingga Pemda Belu akan memperhatikan kebijakan terhadap 700 tenaga kontrak yang tersisa untuk tidak ada yang keluar.

Bupati Belu kembali menegaskan bahwa tenaga kontrak daerah Belu yang akan segera diangkat pada Tahun Anggaran 2024 adalah orang-orang yang database sebagai Tekoda Belu ada pada tahun 2021 sampai 2023.

“Jadi sekali lagi, tidak ada penambahan maupun pendaftaran tenaga kontrak baru. Kita hanya mengambil tenaga kontrak yang ada dari database yang sudah ada dari tahun 2021 sampai tahun 2023. Kita akan melakukan verifikasi dan validasi data untuk kita kontrak kembali sesuai kebutuhan,” tegasnya.

Ditambahkan, “bagi yang sudah lulus PPPK dan ASN sudah tidak diangkat menjadi tekoda. Terus ada yang sudah tidak mau bekerja sebagai pada tekoda Belu tahun-tahun kemarin dan telah meninggal dunia, juga dikeluarkan dari tekoda Belu tahun 2024.”

Bupati Belu, dokter Agustinus Taolin juga menjelaskan bahwa perhitungan tenaga pendidik sudah pas dimana guru yang mengikuti tes PPPK dan ASN itu untuk memenuhi kebutuhan guru yang kurang.

“Sehingga tidak ada penambahan atau pun lamaran baru guru dibawa untuk menggantikan,” imbuhnya. (Ronny)

Popular Articles